Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kisah Henry Winkler, Hampir Jadi...
BERITA

Kisah Henry Winkler, Hampir Jadi Psikolog Anak Sebelum Aktor

By Redaksi Kabayan News 2 min read 16 Agustus 2026
Aktor senior Henry Winkler saat menghadiri sebuah acara hiburan di televisi

Aktor senior Henry Winkler saat menghadiri sebuah acara hiburan di televisi

Henry Winkler membuka cerita tentang karier tak terduga yang sempat ia pertimbangkan sebelum mantap menapaki dunia seni peran di Hollywood. Dalam siniar You Could Make This Beautiful, aktor berusia 80 tahun itu mengungkapkan bahwa dirinya hampir memilih profesi sebagai psikolog anak.

Keputusan tersebut terlintas di benaknya lantaran ia mengalami disleksia semasa muda, sehingga ia mencari bidang yang membutuhkan tingkat pendidikan formal paling minimal. "Saya mengerti anak-anak. Saya bisa mendengarkan anak-anak, saya tertarik pada apa yang mereka katakan dan bagaimana keadaan mereka," ujar Winkler saat mengenang masa lalu.

Sebelum meraih popularitas global lewat perannya sebagai Arthur Fonzie Fonzarelli dalam serial hit Happy Days pada dekade 1970-an, Winkler memang memikirkan opsi untuk bekerja secara langsung dengan anak-anak. Ia merasa kagum pada kemampuan mereka memahami dunia di sekitar dengan cara yang unik.

Perjuangan aktor kelahiran New York ini melawan disleksia berlangsung sepanjang hidupnya tanpa diagnosis pasti hingga ia menginjak usia 31 tahun. Saat itu, anak tirinya didiagnosis menderita kondisi serupa yang kemudian membimbing Winkler pada pemahaman bahwa tantangan tersebut berasal dari pola kerja otak.

Tantangan Disleksia dan Perjalanan Karier Panjang Henry Winkler

Selama membintangi berbagai proyek layar kaca termasuk pembacaan naskah pertama bersama para pemain dan sutradara Happy Days, Winkler harus menyiasati keterbatasannya dalam membaca teks dengan cepat. Ia kerap meminta naskah dikirimkan lebih awal agar dapat menghafalnya dengan lancar sebelum proses produksi dimulai.

Meskipun sempat merasa malu dan menutupi kesulitannya dengan humor, Winkler pada akhirnya menyadari bahwa hambatan tersebut justru membentuk ketekunan mental yang luar biasa kuat baginya. Proses panjang dalam mengatasi rintangan akademis di masa lalu menjadi fondasi ketahanan mental dalam menghadapi kerasnya industri hiburan.

Perjalanan kariernya terus berlanjut melintasi berbagai generasi penonton melalui keterlibatannya dalam film komedi The Waterboy hingga serial televisi populer seperti Arrested Development dan Barry. Peran sebagai pelatih akting Gene Cousineau dalam serial HBO tersebut bahkan mengantarkannya meraih piala Emmy Award pertama pada 2018.

Kini, perjalanan hidup sang aktor menjadi inspirasi tersendiri mengenai bagaimana ketulusan, kejujuran pada kemampuan diri, serta persiapan matang mampu membawa seseorang bertahan lama di panggung hiburan internasional. Winkler mengibaratkan kariernya seperti pohon yang terus tumbuh kuat hingga hari tua.

Topics
henry winkler happy days disleksia psikolog anak barry hollywood emmy award serial tv
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.