Henry Winkler mengungkapkan bahwa dirinya hampir memilih profesi sebagai psikolog anak sebelum mantap melangkah ke dunia seni peran Hollywood yang telah membesarkan namanya.
Dalam sebuah siniar berjudul "You Could Make This Beautiful", aktor berusia 80 tahun itu mengenang masa-masa ketika ia mempertimbangkan karier medis dan psikologi anak karena kondisi disleksia yang dihadapinya sejak kecil.
"Saya memahami anak-anak. Saya mampu mendengarkan anak-anak. Saya tertarik pada apa yang mereka katakan dan bagaimana keadaan mereka," ungkap bintang serial "Happy Days" tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun sempat merencanakan jalur karier lain, takdir membawa Winkler menjadi salah satu ikon televisi lewat perannya sebagai Arthur Fonzie Fonzarelli yang sangat populer pada era 1970 hingga 1980-an.
Perjalanan Karier Henry Winkler Melawan Tantangan Disleksia
Perjalanan sukses Henry Winkler di dunia hiburan sama sekali tidak diraih dengan mudah mengingat ia harus berjuang menghadapi tantangan disleksia sepanjang hidupnya.
Kondisi tersebut bahkan baru terdiagnosis ketika usianya sudah menginjak 31 tahun setelah anak tirinya menerima diagnosis serupa dari tenaga medis.
Meski sempat merasa marah dan kesulitan saat harus membaca naskah di hadapan para kru serta produser, ia belajar beradaptasi dengan teknik membaca satu kata demi satu kata.
Ketekunan luar biasa itu pada akhirnya membuahkan hasil manis tatkala ia berhasil menyabet penghargaan Emmy Award pertamanya pada tahun 2018 berkat penampilannya dalam serial "Barry".