Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kisah Perjalanan Menegangkan di...
BERITA

Kisah Perjalanan Menegangkan di Guerguerat, Perbatasan Paling Berbahaya

By Rudi Weslan Rifadi 2 min read 31 Agustus 2026
Kawasan perbatasan Guerguerat yang dipenuhi ranjau dan jalur migrasi berbahaya

Kawasan perbatasan Guerguerat yang dipenuhi ranjau dan jalur migrasi berbahaya

Guerguerat berdiri di antara wilayah Sahara Barat yang dikuasai Maroko dan Mauritania. Sebagaimana diwartakan dalam laporan media, kawasan ini menjadi titik rawan tempat peta geopolitik masa lalu berbenturan dengan kenyataan pahit hari ini, di mana konflik bersenjata dan ancaman ranjau darat mengintai setiap langkah.

Berdasarkan laporan tersebut, wilayah ini dipenuhi oleh ribuan ranjau antipersonel yang menjadikannya salah satu tempat paling berbahaya di bumi. Di balik pemandangannya yang indah, kawasan tak bertuan ini kerap dimanfaatkan oleh para penyelundup manusia serta menjadi jalur penyeberangan bagi para migran putus asa yang ingin menuju Kepulauan Canary.

Pengalaman menegangkan juga dirasakan langsung ketika melintasi pos perbatasan. "Anda tidak punya banyak waktu karena perbatasan akan segera ditutup, dan Anda tidak ingin tidur di tengah Guerguerat," ujar seorang petugas perbatasan dalam kutipan yang mencerminkan ketatnya situasi keamanan di sana.

Di tengah ketatnya penjagaan dan bayang-bayang bahaya, para migran dari berbagai wilayah Afrika tetap nekat melintasi padang pasir demi mencari kehidupan yang lebih layak. Perjalanan ini membuka mata dunia mengenai sisi gelap migrasi ilegal dan kompleksitas konflik yang terus terabaikan di tanah Sahara.

Topics
sahara barat guerguerat migrasi internasional konflik laporan khusus afrika
Jurnalis Senior

Rudi Weslan Rifadi adalah jurnalis berpengalaman dengan dedikasi tinggi dalam menyajikan berita akurat dan mendalam. Dengan latar belakang yang kuat di bidang jurnalistik, ia telah meliput berbagai peristiwa penting dan menyajikannya dengan gaya penulisan yang tajam serta analitis.