Dikutip dari laporan media internasional, sedikitnya lima orang dilaporkan tewas dalam dua hantaman serangan udara terpisah yang dilancarkan oleh militer Israel di Kota Gaza pada Senin.
Sebagaimana diwartakan oleh sumber medis dan darurat setempat kepada agensi berita, serangan pertama menyasar kawasan halaman sebuah rumah di area barat ibu kota Gaza menjelang tengah hari, yang mengakibatkan dua nyawa melayang.
Tak lama berselang, sebuah pesawat nirawak atau drone milik Israel kembali melancarkan serangan rudal yang menargetkan sebuah kendaraan di lingkungan Tel Al Hawa, menewaskan tiga orang lainnya berdasarkan keterangan resmi dari pihak Rumah Sakit Shifa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut laporan yang sama, rangkaian kekerasan ini turut merembet ke berbagai titik lain di Jalur Gaza, termasuk di Khan Yunis dan Beit Lahia, di mana beberapa warga sipil termasuk anak-anak menderita luka-luka akibat tembakan dan bom drone.
Hingga berita ini diturunkan, pihak militer Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait gelombang serangan terbaru yang dinilai mengabaikan kesepakatan gencatan senjata yang semestinya berlaku sejak Oktober 2025.
Berdasarkan catatan Kementerian Sanitas Gaza, total korban tewas akibat rangkaian ofensif militer sejak konflik memanas pada Oktober 2023 kini telah menembus angka lebih dari 73 ribu jiwa di tengah situasi kemanusiaan yang semakin memprihatinkan.