Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kisah Puskesmas di Aceh Jadi...
BERITA

Kisah Puskesmas di Aceh Jadi Percontohan Layanan Kesehatan Remaja

By Redaksi Kabayan News 3 min read 20 Agustus 2026
Puskesmas Darul Kamal di Aceh menjadi percontohan nasional layanan kesehatan remaja yang kolaboratif bersama UNICEF dan GEN-A

Puskesmas Darul Kamal di Aceh menjadi percontohan nasional layanan kesehatan remaja yang kolaboratif bersama UNICEF dan GEN-A

Aceh kini memiliki model percontohan yang inspiratif dalam hal pelayanan kesehatan bagi kaum muda. Puskesmas Darul Kamal di Aceh Besar berhasil menarik perhatian UNICEF Indonesia karena inovasi dan dedikasinya dalam mengimplementasikan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) yang melibatkan partisipasi aktif remaja.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Suara Indonesia News, keberhasilan ini tidak terlepas dari program pemodelan kolaboratif yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, organisasi kepemudaan Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A), serta pendampingan teknis dari UNICEF Indonesia. Sinergi ini terbukti efektif sejak pelatihan kader remaja digencarkan pada pertengahan 2024 lalu.

Kepala Puskesmas Darul Kamal, Maya Sopa, mengungkapkan bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi kunci utama. "Kami percaya bahwa dengan keterlibatan aktif petugas dan remaja, layanan PKPR dapat menjadi pilar utama dalam membangun generasi yang lebih sehat, tangguh, dan sadar akan kesehatannya sendiri," ujarnya.

Hasil dari pendekatan partisipatif ini terbilang impresif. Penanggung Jawab PKPR, Bdn. Malahayati, melaporkan bahwa rata-rata kunjungan remaja ke puskesmas kini menembus angka lebih dari 50 orang setiap bulannya. Melalui skrining rutin, berbagai masalah kesehatan mulai dari hipertensi, gangguan penglihatan, hingga perilaku merokok dapat dideteksi dan ditangani lebih dini.

Melihat keberhasilan tersebut, Health Officer UNICEF Indonesia, Riana Wulandari, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurut Riana, Puskesmas Darul Kamal telah membuktikan bahwa pemberdayaan remaja secara bermakna mampu memperkuat sistem kesehatan secara berkelanjutan.

Dalam kunjungannya, Riana juga menekankan urgensi layanan kesehatan jiwa bagi anak muda. "Kasus depresi dan kecemasan di kalangan remaja terus meningkat. Ini membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak, baik puskesmas, sekolah, keluarga, maupun komunitas. Kesehatan jiwa perlu menjadi bagian integral dari PKPR ke depan, karena tidak ada kesehatan tanpa kesehatan jiwa," tegas Riana.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Eksekutif GEN-A, dr. Imam Maulana, menyambut baik keterbukaan puskesmas dalam menggandeng organisasi kepemudaan. Baginya, kolaborasi di berbagai wilayah di Aceh, seperti di Ingin Jaya, Kuta Malaka, hingga Banda Raya, menjadi bukti nyata terciptanya ekosistem edukatif yang adaptif bagi kebutuhan generasi muda.

Kini, praktik baik yang diterapkan di Darul Kamal diharapkan bisa menjadi cetak biru atau model replikasi bagi daerah lainnya, baik di tingkat provinsi Aceh maupun skala nasional, demi mewujudkan layanan kesehatan remaja yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Topics
unicef aceh kesehatan remaja pkpr puskesmas kesehatan jiwa gen-a
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.