Sebagaimana diwartakan oleh media asing, seorang mahasiswa berusia 22 tahun bernama Lucas berhasil mencuri perhatian publik berkat kemampuannya menjalani dua kehidupan yang sangat berbeda secara bersamaan, yakni sebagai pelajar di sekolah bisnis terkemuka dan prajurit cadangan militer.
Berdasarkan laporan yang dirilis, Lucas yang menempuh pendidikan triple master di GEM harus menjalani hari-hari yang padat, mulai dari mengikuti perkuliahan intensif hingga diterjunkan dalam misi pelatihan komando bersama unit elite Légion étrangère.
Menurut pengakuan Lucas yang dikutip dari sumber berita, kecintaannya pada dunia militer bermula dari masa kecilnya yang dihabiskan di dekat kawasan kamp militer terbesar di Eropa, sehingga membentuk tekad kuat dalam dirinya untuk mengabdikan diri kepada negara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun sempat menghadapi kegagalan saat ingin masuk ke sekolah militer bergengsi Saint-Cyr, ia memilih untuk mengamankan masa depannya melalui jalur pendidikan formal di GEM sambil tetap mendaftarkan diri sebagai pasukan cadangan.
Dalam perjalanannya, Lucas telah mengumpulkan ratusan hari masa dinas tanpa mengabaikan prestasi akademisnya, bahkan ia juga bersiap untuk segera memulai babak baru sebagai konsultan cybersécurité di perusahaan terkemuka Wavestone.
Pihak kampus dan perusahaan tempatnya bekerja pun memberikan dukungan penuh melalui skema khusus bagi anggota cadangan militer, sehingga ia dapat terus menjalankan misi kemiliteran sekaligus meraih kesuksesan di dunia profesional.