Kolaborasi strategis antara Nutanix dan ChronoScale diumumkan untuk menghadirkan infrastruktur AI perusahaan siap pakai serta mempercepat adopsi layanan kecerdasan buatan di berbagai pasar global. Berdasarkan analisis industri, penggabungan kapabilitas dua perusahaan teknologi ini bertujuan mengatasi kompleksitas operasional yang kerap dihadapi oleh pelanggan korporasi saat membangun sistem kecerdasan buatan skala besar secara mandiri.
Dalam kerangka kerja sama tersebut, platform ChronoScale berencana memanfaatkan perangkat lunak Nutanix untuk mengoptimalkan manajemen penyewa, otomatisasi layanan, infrastruktur virtual, hingga lingkungan Kubernetes terkelola. Sebagaimana dilaporkan dalam rilis resmi, integrasi ini dirancang agar mampu mendukung ekosistem mitra teknologi luas serta menyediakan lingkungan uji coba bagi para pelanggan korporasi.
Menurut Chief Executive Officer ChronoScale, Cenly Chen, fase berikutnya dari teknologi kecerdasan buatan berfokus pada kemudahan konsumsi infrastruktur serta kecepatan penerapan. "Kemitraan bersama Nutanix memadukan dua kekuatan komplementer berupa platform cloud terbukti milik Nutanix dan komputasi terakselerasi ChronoScale guna memberikan jalur produksi lebih cepat bagi pelanggan," ujarnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain itu, kemitraan ini memperluas jejak cloud on-premises Nutanix melalui akses elastis terhadap kapasitas GPU modern lewat layanan GPU-as-a-Service dari ChronoScale. Presiden sekaligus Chief Commercial Officer Nutanix, Tarkan Maner, menyatakan bahwa organisasinya siap membantu perusahaan mempercepat transformasi digital dengan menyatukan infrastruktur performa tinggi bersama kemudahan operasional serta keamanan mumpuni.
Keseluruhan infrastruktur terintegrasi tersebut didukung oleh ekosistem teknologi NVIDIA, termasuk pemanfaatan sistem NVIDIA HGX B300, jaringan NVIDIA Spectrum-X, serta perangkat lunak enterprise seperti NVIDIA NIM microservices. Melalui kolaborasi komprehensif ini, kedua perusahaan menargetkan organisasi Global 2000 guna mewujudkan skalabilitas kecerdasan buatan yang aman dan berdaulat.