Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Lapisan Rumput Laut Mampu Jaga...
BERITA

Lapisan Rumput Laut Mampu Jaga Kesegaran Stroberi Tanpa Kulkas

By Redaksi Kabayan News 3 min read 16 Agustus 2026
Buah stroberi segar yang dilapisi bahan berbasis rumput laut untuk menjaga kesegaran

Buah stroberi segar yang dilapisi bahan berbasis rumput laut untuk menjaga kesegaran

Lapisan rumput laut berhasil dikembangkan oleh para ilmuwan University of British Columbia untuk memperpanjang usia simpan buah stroberi segar tanpa mengandalkan pendingin kulkas. Terobosan inovatif ini diharapkan mampu menekan angka limbah makanan global serta mengurangi ketergantungan pada fasilitas pendingin berenergi tinggi.

Para peneliti menggabungkan agar dari rumput laut merah, seng, serta asam tanat untuk menciptakan lapisan pelindung alami yang aman bagi konsumen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa buah stroberi dan anggur yang dilapisi bahan tersebut mengalami peningkatan daya tahan hingga dua kali lipat dibandingkan buah tanpa pelindung.

Tianxi Yang selaku ketua penulis studi menjelaskan bahwa lapisan tipis tersebut berfungsi menahan laju penguapan air dan pertukaran gas pada buah. Selain itu, kandungan zat di dalamnya memberikan perlindungan antibakteri serta antioksidan yang efektif menunda proses pembusukan.

Uji coba di laboratorium menunjukkan stroberi tanpa lapisan mulai membusuk dalam waktu dua hari di suhu ruangan, sedangkan stroberi berlapis tetap segar setidaknya selama empat hari. Ketika dikombinasikan dengan pendingin, buah tersebut bahkan bertahan lebih dari enam hari tanpa menunjukkan tanda kerusakan.

Potensi Kurangi Limbah Makanan dan Langkah Komersialisasi

Tim peneliti memastikan lapisan pelindung tersebut tidak mengubah rasa, aroma, maupun tekstur buah stroberi karena bersifat tidak berasa. Sebagian besar lapisan juga dapat dibersihkan dengan mudah menggunakan air mengalir sebelum buah dikonsumsi.

Meskipun hasil uji laboratorium menunjukkan performa yang menjanjikan tanpa tanda toksisitas pada sel usus manusia, teknologi ini masih memerlukan evaluasi keamanan lanjutan dan izin regulasi sebelum dapat diproduksi secara komersial.

Tingginya angka pemborosan makanan menjadi latar belakang utama pengembangan teknologi pelindung buah berbasis bahan alami ini. Di Kanada, hampir separuh dari seluruh makanan yang diproduksi terbuang sia-sia setiap tahun dan membebani perekonomian secara signifikan.

Buah segar dan sayuran menjadi komoditas paling rentan terhadap kerusakan akibat kehilangan kelembapan serta paparan bakteri selama proses penyimpanan dan distribusi. Kehadiran lapisan pelindung ini memberikan solusi praktis bagi rantai pasok pangan global.

Tianxi Yang bersama timnya saat ini berencana melakukan studi sensorik secara menyeluruh untuk memastikan kenyamanan konsumen. Langkah berikutnya difokuskan pada uji keselamatan tambahan, evaluasi regulasi, serta peningkatan skala produksi laboratorium.

Para peneliti juga membuka peluang kerja sama dengan investor dan mitra strategis guna mempercepat proses komersialisasi teknologi tersebut ke pasaran. Diharapkan inovasi ini segera bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat dan industri ritel.

Penerapan teknologi pelindung makanan ini di masa depan diyakini mampu menjadi solusi ramah lingkungan untuk menjaga ketahanan pangan dan menekan kerugian ekonomi akibat pembusukan buah.

Topics
rumput laut stroberi limbah makanan teknologi pangan university of british columbia penelitian kesehatan inovasi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.