Pembalap F1 Lewis Hamilton menemukan kembali performa terbaik bersama Scuderia Ferrari setelah mendapatkan insinyur balap baru Carlo Santi pada musim 2026. Perubahan susunan kru tim asal Maranello tersebut dilakukan menyusul hasil kurang memuaskan sepanjang musim sebelumnya di bawah arahan Riccardo Adami.
Menurut pengamatan media, kedekatan instan antara Hamilton dan Santi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan daya saing mobil musim ini. Pembalap asal Inggris tersebut bahkan tidak segan menjuluki Santi sebagai Bono versi Italia, merujuk pada mantan insinyur setianya di Mercedes, Peter Bonnington.
Santi, yang sebelumnya pernah mendampingi Kimi Raikkonen meraih kemenangan di Grand Prix Amerika Serikat 2018, dikenal memiliki ketenangan luar biasa serta pemahaman teknik mendalam. Karakter tersebut memudahkan komunikasi teknis di garasi Ferrari dan membantu Hamilton mengamankan kemenangan penting di Barcelona serta menduduki posisi kedua klasemen sementara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Dengan Bono, semuanya langsung klop sejak awal, dan saya merasa Carlos seperti Bono versi Italia saya," ujar Hamilton kepada awak media. Ia menambahkan bahwa pengalaman luas dan ketenangan Santi di radio tim sangat membantu proses analisis keseimbangan tikungan mobil secara detail.