Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Mengenal Romansa dan Cinta Romantis,...
BERITA

Mengenal Romansa dan Cinta Romantis, Makna yang Terus Berubah Sepanjang Zaman

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 7 Agustus 2026
Ilustrasi konsep cinta romantis dan romansa dalam hubungan manusia

Ilustrasi konsep cinta romantis dan romansa dalam hubungan manusia

Cinta romantis atau romance mencakup sejumlah gagasan tentang cinta yang saling terkait karena faktor sejarah dan budaya. Dalam psikologi, romantic love dianggap sebagai motivasi atau dorongan yang berbeda dari konsep keterikatan, meskipun keduanya saling berhubungan. Beragam definisi ini sering kali membuat istilah "romantis" menjadi kabur maknanya.

Filsuf Arthur Lovejoy pernah menyatakan bahwa kata "romantis" telah memiliki begitu banyak arti sehingga pada dasarnya tidak bermakna apa-apa. Collins Dictionary mendefinisikan cinta romantis sebagai intensitas dan idealisasi hubungan cinta, di mana pasangan dianggap memiliki kebajikan dan keindahan luar biasa sehingga hubungan tersebut mengesampingkan semua pertimbangan lain, termasuk hal-hal material.

Konsep cinta romantis juga melambangkan gagasan pilihan individualistis dalam pernikahan dan pasangan seksual, meskipun ideal ini jarang terwujud sepenuhnya dan bisa menjadi sumber kepuasan sekaligus kekecewaan dalam hubungan. Orang yang mengalami sedikit atau tidak ada ketertarikan romantis disebut sebagai "aromantic", sebuah istilah yang mulai dikenal dalam kajian psikologi modern.

Makna istilah romantic love telah berubah secara signifikan sepanjang sejarah, sehingga sulit untuk didefinisikan tanpa meneliti asal-usul budayanya. Dalam budaya Barat, istilah ini kerap digunakan secara tidak pandang bulu untuk merujuk pada hampir semua ketertarikan antara pria dan wanita atau yang mencakup komponen seksual, meskipun romance dan love sebenarnya adalah konsep yang dapat dibedakan.

Asal-usul Kata Romance dan Tradisi Cinta Abad Pertengahan

Romance

Psikoterapis Robert Johnson berpendapat bahwa pencampuradukan istilah ini didasarkan pada kebingungan konsep dengan latar belakang sejarah budaya yang mengidealkan jatuh cinta dan pencarian gairah, mengesampingkan hal-hal yang lebih biasa seperti kasih sayang dan komitmen. Istilah romance juga sering digunakan untuk membedakannya dari jenis hubungan interpersonal lain seperti hubungan perkawinan, orang tua, atau persahabatan.

Kata "romance" berasal dari bahasa Latin Romanus yang berarti "Romawi" atau "bangsa Romawi". Setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi, kata keterangan Latin Romanice mulai digunakan untuk merujuk pada bahasa-bahasa sehari-hari yang merupakan turunan dari Latin. Dalam bahasa Prancis Kuno, kata ini menjadi romans atau romanz yang merujuk pada bahasa itu sendiri maupun karya-karya yang ditulis di dalamnya.

Pada Abad Pertengahan, istilah romans/romanz mengambil makna khusus sebagai jenis puisi naratif tentang kesatria dan cinta yang kemudian disebut sebagai chivalric romance. Beberapa karya sastra paling awal yang mengandung tema romantis dalam pengertian yang lebih modern ditulis oleh penyair Prancis yang dikenal sebagai troubadour, yang sering mengeksplorasi tema cinta tak berbalas dan pemujaan terhadap seorang wanita yang dingin dan kejam.

Para penyair seperti Chrétien de Troyes didorong oleh keluarga kerajaan untuk menciptakan karya yang mencontohkan cita-cita tertentu yang sekarang disebut courtly love. Andreas Capellanus kemudian menulis The Art of Courtly Love yang sangat dipengaruhi oleh budaya ini. Courtly love melibatkan tema peningkatan status wanita, penderitaan dan perpisahan yang penuh gairah, serta transformasi para pecinta ke alam eksistensi lain.

Topics
romansa cinta romantis romantic love cinta psikologi cinta courtly love troubadour hubungan asmara sejarah cinta sastra romantis
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.