Meta diperintahkan membayar denda fantastis sebesar USD 567 juta guna mendanai layanan kesehatan mental pemuda di New Mexico dalam tahap akhir persidangan keselamatan anak.
Sebelumnya, raksasa media sosial ini menelan kekalahan dalam gugatan hukum pada Maret ketika juri New Mexico menyatakan perusahaan bersalah karena menyesatkan konsumen tentang keamanan platform serta membahayakan anak-anak.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis tim redaksi, putusan berat ini menandai babak baru pertanggungjawaban hukum bagi perusahaan teknologi besar yang dinilai mengabaikan dampak psikologis pengguna usia muda demi meraup keuntungan.
Hakim Pengadilan Chief Judge Bryan Biedscheid menilai Meta bertanggung jawab memicu epidemi kesehatan mental remaja di wilayah tersebut, sehingga menjatuhkan denda tambahan untuk membiayai perawatan korban serta layanan pencegahan.
"Selama bertahun-tahun, Meta tahu platformnya merusak anak-anak New Mexico, mulai memicu krisis kesehatan mental pemuda hingga menghubungkan predator dengan anak, dan mereka memilih keterlibatan serta keuntungan di atas keselamatan," ujar Jaksa Agung Raúl Torrez sebagaimana dilaporkan media.
Secara keseluruhan, akumulasi kewajiban pembayaran yang harus dilunasi Meta kini mencapai hampir USD 942 juta termasuk penalti konsumen sebelumnya.
Menanggapi putusan telak ini, Wakil Presiden Komunikasi Meta Andy Stone menyatakan pihak perusahaan menolak hasil pengadilan dan bersiap melayangkan banding.
"Kami bekerja keras menjaga keamanan orang di platform dan transparan menghadapi tantangan mengidentifikasi serta menghapus pelaku kejahatan maupun konten berbahaya," ucapnya melalui pernyataan resmi.