OpenAI resmi meminta hakim pengadilan Amerika Serikat menolak gugatan Apple terkait tuduhan pencurian rahasia dagang pembuatan perangkat keras kecerdasan buatan.
"Kami tidak memiliki kebutuhan atau keinginan terhadap rahasia dagang Apple karena sedang membangun sesuatu yang sepenuhnya baru," demikian pernyataan pihak OpenAI melalui dokumen pengadilan pada hari Rabu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeApple melayangkan gugatan terhadap OpenAI pada bulan Juli lalu setelah menduga pembuat ChatGPT tersebut menggunakan informasi rahasia dari mantan pegawai guna mempercepat ambisi pasar perangkat keras.
Pengamatan awak media menunjukkan perselisihan hukum ini memanas seiring ambisi besar OpenAI mengembangkan perangkat ponsel pintar mandiri untuk menantang dominasi ekosistem iOS di pasar global.
Selain membantah tuduhan, OpenAI melontarkan kritik tajam dengan menyatakan gugatan Apple sekadar upaya mengalihkan perhatian publik dari lambatnya integrasi teknologi kecerdasan buatan dan masalah retensi talenta.
Hubungan bisnis kedua raksasa teknologi ini tetap berjalan di tengah ketegangan hukum karena pengguna iPhone masih dapat menikmati akses layanan ChatGPT terintegrasi langsung melalui asisten virtual Siri.