Penemuan batu bertulis runes di Kepulauan Faroe memberikan sudut pandang baru yang menarik mengenai peradaban abad pertengahan di wilayah tersebut. Sebagaimana dilaporkan dari pengamatan Kabayan News, artefak langka ini tertanam di lantai sebuah bangunan kuno yang digali selama musim panas ini.
Berdasarkan analisis Kabayan News, keberadaan prasasti runes di wilayah kepulauan itu tergolong sangat langka sehingga menarik perhatian besar para peneliti. Pemeriksaan awal menunjukkan sebagian tulisan sudah terbaca, sementara pakar spesialis dijadwalkan hadir untuk meneliti secara mendalam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKondisi artefak yang basah karena terendam air selama ratusan tahun membuat tim konservator harus segera memindahkannya ke National Museum of the Faroe Islands. Proses stabilisasi dilakukan secara intensif sebelum analisis lanjutan dimulai.
Selain batu bernilai sejarah tinggi tersebut, penggalian juga menghasilkan temuan fragmen patung kecil Perawan Maria menggendong bayi Yesus serta lampu minyak kuno. Mengutip laporan dari tim arkeolog, seluruh temuan memperkuat dugaan bangunan itu berfungsi sebagai rumah doa abad pertengahan.
Proyek ekskavasi di Sondur ini melibatkan kolaborasi antara National Museum of the Faroe Islands, Aarhus University, serta Moesgaard Museum. Rangkaian penelitian dijadwalkan berlangsung hingga akhir bulan Agustus mendatang guna mengungkap perkembangan agama Kristen serta tradisi penulisan kuno.