Definisi HIV atau human immunodeficiency virus adalah kelompok retrovirus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Tanpa penanganan medis tepat, kondisi tersebut berkembang menjadi acquired immunodeficiency syndrome atau AIDS. Seiring kemajuan dunia medis, penyakit ini kini bisa dicegah serta dikendalikan menjadi kondisi kronis yang dapat dikelola dengan baik oleh pasien.
Menurut laporan medis global, hingga kini belum ditemukan obat total atau vaksin pencegah infeksi virus ini. Kendati demikian, terapi antiretroviral terbukti efektif memperlambat laju perkembangan penyakit serta memperpanjang angka harapan hidup pasien mendekati tingkat normal. Pasien positif yang menjalani pengobatan teratur dapat hidup sehat dan memiliki jumlah virus tidak terdeteksi dalam darah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeProses penularan virus terjadi terutama melalui hubungan seksual tanpa pelindung, penggunaan jarum suntik terkontaminasi, transfusi darah, serta penularan dari ibu ke anak selama masa kehamilan hingga menyusui. Di sisi lain, cairan tubuh seperti air liur, keringat, dan air mata tidak terbukti menularkan virus. Berbagai program pencegahan global mengampanyekan prinsip bahwa pasien dengan kadar virus tidak terdeteksi memiliki risiko penularan seksual nol.
Tahapan infeksi virus ini terbagi menjadi tiga fase utama, meliputi infeksi akut, latensi klinis, serta tahap akhir berupa AIDS. Pada fase awal, sebagian orang mengalami gejala mirip flu seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan kelelahan. Tanpa pengobatan berkelanjutan, sistem imun penderita akan mengalami kerusakan parah hingga rentan terhadap berbagai infeksi oportunistik serta penyakit kanker tertentu.