Alice in Chains terbentuk di Seattle pada tahun 1987 dan bertransformasi menjadi salah satu pilar utama penggerak gelombang musik grunge dunia. Sejak awal pembentukannya, band rock asal Amerika Serikat ini mengakar kuat pada aliran heavy metal dengan ciri khas vokal harmonis.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, formasi awal band ini mempertemukan gitaris Jerry Cantrell, penabuh drum Sean Kinney, mendiang vokalis Layne Staley, serta mendiang bassis Mike Starr. Mereka mulai dikenal luas setelah mengadopsi nama dari proyek musik sebelumnya, Alice N" Chains.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis Kabayan News, gelombang ketenaran internasional mulai menghampiri kelompok musik tersebut pada awal dekade 1990-an. Mereka sejajar dengan band ikonik Seattle lain seperti Nirvana, Pearl Jam, serta Soundgarden yang mendominasi kancah musik rock global.
Album debut bertajuk Facelift yang dirilis pada Agustus 1990 sukses melambungkan nama mereka berkat tembang populer "Man in the Box" yang sering diputar di MTV. Kesuksesan tersebut berlanjut lewat album Dirt serta sejumlah karya lain yang merajai tangga lagu Billboard 200.
Perjalanan karier band ini sempat mengalami masa sulit akibat masalah penyalahgunaan zat terlarang yang dialami oleh Layne Staley hingga berpulang pada tahun 2002. Situasi tersebut memaksa kelompok musik ini vakum untuk jangka waktu yang cukup panjang sebelum akhirnya memutuskan kembali berkarya.
"Kami terus melangkah membawa warisan musik ini dan memberikan yang terbaik bagi para pendengar setia di seluruh dunia," demikian pernyataan dari perwakilan manajemen grup dikutip dari laporan industri musik.
Formasi modern band ini digawangi oleh Jerry Cantrell bersama vokalis sekaligus gitaris William DuVall, bassis Mike Inez, serta penggebuk drum Sean Kinney. Mereka aktif merilis album baru termasuk Black Gives Way to Blue serta Rainier Fog yang mendapat sambutan hangat dari kritikus.
Rekam jejak komersial Alice in Chains mencatatkan penjualan lebih dari 30 juta rekaman bersertifikat RIAA di Amerika Serikat serta mengoleksi belasan nominasi penghargaan bergengsi Grammy Awards.