Aksi kejahatan pemalsuan produk kosmetik ternama kembali dibongkar oleh aparat penegak hukum. Sebagaimana diwartakan oleh media massa, Kepolisian Civil berhasil menutup sebuah pabrik ilegal yang memproduksi barang tiruan dari merek kosmetik populer Wepink.
Berdasarkan laporan media, penggerebekan tersebut dilangsungkan di kawasan Jardim Mônica, Itaquaquecetuba, wilayah Metropolitan São Paulo. Dalam operasi penindakan itu, aparat kepolisian mendapati belasan orang yang tengah beraktivitas di dalam lokasi pembuatan barang palsu tersebut.
"Petugas mengamankan 13 orang yang terdiri dari tujuh pria dan enam wanita di tempat kejadian perkara," demikian keterangan yang dihimpun dari laporan pihak berwenang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi dalam pabrik rahasia tersebut, petugas menemukan fasilitas produksi berskala besar yang dilengkapi dengan berbagai mesin industri mutakhir. Sebanyak 14 mesin yang mencakup alat pengisi botol, ban berjalan, hingga penutup botol berhasil disita oleh pihak kepolisian.
Selain mesin produksi, aparat juga menyita 230 kotak besar berisi parfum dan body splash siap edar yang meniru produk milik merek kenamaan yang diasosiasikan dengan influencer Virgínia Fonseca tersebut. Puluhan wadah cairan esensi berukuran besar beserta bahan pengemasan turut diamankan sebagai barang bukti.
Mengutip laporan media, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan resmi yang diajukan oleh pihak manajemen Wepink kepada Kepolisian Civil. Penyelidikan lanjutan menunjukkan bahwa barang-barang tiruan itu dipasarkan secara luas melalui platform media digital serta dijual langsung di pusat kota.
Pihak manajemen Wepink kemudian merilis pernyataan resmi melalui media sosial untuk mengimbau para konsumen agar lebih waspada. Mereka menegaskan bahwa barang tiruan yang dibeli di luar saluran resmi tidak dapat dijamin keamanan, keaslian, maupun standar kualitas produksinya.