Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Bulldog, Anjing Berkepala...
BERITA

Profil Bulldog, Anjing Berkepala Besar dengan Segudang Masalah Kesehatan

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 7 Agustus 2026
Potret anjing Bulldog Inggris dengan ciri khas kepala besar dan wajah pesek

Potret anjing Bulldog Inggris dengan ciri khas kepala besar dan wajah pesek

Bulldog atau English Bulldog merupakan ras anjing tipe mastiff yang berasal dari Inggris dengan ciri khas kepala besar, lipatan kulit tebal di wajah, serta rahang bawah yang menonjol. Anjing ini awalnya dikembangbiakkan untuk olahraga bull-baiting sebelum akhirnya menjadi anjing pendamping setelah olahraga tersebut dilarang pada 1835.

Sejarah Bulldog tercatat sejak 1631 dalam surat Preswick Eaton yang meminta dua ekor Bulldog bagus untuk dikirim. Pada 1666, ilmuwan Inggris Christopher Merret mencatat "Canis pugnax" sebagai anjing pengadu banteng dan beruang dalam bukunya Pinax Rerum Naturalium Britannicarum.

The Bulldog Club pertama dibentuk pada 1864 oleh R.S. Rockstro namun hanya bertahan tiga tahun. Baru pada Maret 1875, klub Bulldog ketiga didirikan dan masih eksis hingga kini, menjadikannya klub mono-breed tertua di dunia. American Kennel Club secara resmi mengakui Bulldog pada 1886.

Bulldog modern memiliki berat sekitar 25 kg untuk jantan dan 23 kg untuk betina dengan tinggi yang proporsional. Ciri khas lainnya adalah ekor pendek yang bisa menggantung lurus atau melingkar seperti sekrup, serta bulu pendek dengan warna merah, cokelat kekuningan, putih, brindle, dan piebald.

Masalah Kesehatan Bulldog yang Mengancam Kualitas Hidup

Di balik penampilannya yang lucu, Bulldog menghadapi berbagai masalah kesehatan serius akibat brachycephaly atau moncong pendek. Studi tahun 2022 di Inggris menunjukkan harapan hidup Bulldog hanya 7,39 tahun, menjadi yang terendah kedua di antara semua ras anjing yang diteliti.

Brachycephaly pada Bulldog menyebabkan deformasi saluran pernapasan atas yang mengakibatkan berbagai gangguan seperti stridor, pernapasan stertor, emesis, dermatitis lipatan kulit, hingga kolaps laring. Kondisi ini juga membuat Bulldog rentan terhadap hipertermia karena tidak bisa mendinginkan tubuh secara efektif melalui terengah-engah.

Studi Orthopedic Foundation for Animals menemukan 73,9 persen dari 467 Bulldog yang diuji antara 1979 hingga 2009 menderita hip dysplasia, menjadikannya ras dengan persentase tertinggi. Bulldog juga memiliki risiko patellar luxation hampir tiga kali lebih tinggi dibanding ras anjing lain.

Lebih dari 80 persen kelahiran Bulldog harus dilakukan melalui operasi caesar karena kepala besar anak anjing bisa tersangkut di jalan lahir induknya. Banyak maskapai penerbangan juga melarang Bulldog diangkut di kargo karena tingginya angka kematian akibat tekanan udara yang berinteraksi buruk dengan masalah pernapasan mereka.

Topics
bulldog english bulldog ras anjing brachycephaly kesehatan anjing bull-baiting american kennel club hip dysplasia hewan peliharaan anjing
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.