Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Ellya Khadam, Sang Legenda...
BERITA

Profil Ellya Khadam, Sang Legenda Musik Melayu dan Pionir Dangdut

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 13 Agustus 2026
Penyanyi legendaris Indonesia Ellya Khadam di masa jayanya

Penyanyi legendaris Indonesia Ellya Khadam di masa jayanya

Profil Ellya Khadam yang lahir dengan nama Siti Alya Husnah menjadi sorotan karena kiprahnya sebagai salah satu penyanyi dan penulis lagu legendaris Indonesia. Ia memulai perjalanan karier di dunia musik secara otodidak sejak tahun 1950-an melalui orkes Melayu pimpinan suaminya, M. Haris, sebelum akhirnya bergabung dengan Orkes Melayu Kelana Ria.

Karya-karya Ellya Khadam mampu mencuri perhatian publik pada masa itu, dengan lagu seperti "Djandji" dan "Pergi Tanpa Pesan" yang sangat populer. Ia juga menjadi sosok ikonik berkat lagu "Boneka Dari India" yang diciptakannya pada 1957, sebuah karya yang hingga kini masih sering dikenang oleh penikmat musik lawas.

Perannya dalam mempopulerkan musik Melayu pada tahun 1960-an disebut sebagai tonggak awal munculnya genre musik dangdut di Indonesia. Tidak hanya di dunia tarik suara, Ellya juga melebarkan sayapnya ke dunia seni peran dengan membintangi sejumlah film layar lebar, khususnya film bertema musik selama tahun 1970-an.

Dalam kehidupan pribadinya, Ellya menghabiskan masa kecil di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, dan sempat menikah beberapa kali. Konsistensi berkarya pun terus ia tunjukkan hingga beberapa bulan menjelang akhir hayatnya, membuktikan dedikasinya yang tinggi terhadap dunia seni musik.

Jejak Karier Ellya Khadam di Dunia Musik dan Film

Ellya Khadam mengembuskan napas terakhir pada 2 November 2009. Ia meninggal dunia akibat penyakit diabetes yang telah lama dideritanya. Meskipun telah tiada, warisan karya seni dan pengaruhnya dalam perkembangan musik populer di Indonesia tetap terjaga hingga saat ini.

Karier Ellya Khadam semakin bersinar saat ia mendirikan Orkes Melayu El Sitara pada tahun 1970-an. Grup musik ini dibentuk untuk mendukung penampilannya baik di kamar rekaman maupun saat beraksi di atas panggung musik, menjadikannya salah satu sosok yang sangat produktif pada masanya.

Selain aktif di dunia musik, Ellya juga tercatat pernah berpartisipasi dalam momentum politik Indonesia. Pada pemilu tahun 1971, ia membawakan dua lagu dalam piringan hitam, yakni "Berbaktilah" dan "Tjita Tjita Srikandi" karya M. Sanip, yang menunjukkan keterlibatannya dalam ruang publik selain sebagai musisi.

Transformasi namanya dari Siti Alya Husnah menjadi Ellya Agus, Ellya M. Haris, hingga dikenal luas sebagai Ellya Khadam, mencerminkan perjalanan hidup sang seniman. Ia tetap bertahan di industri musik meskipun namanya sempat meredup oleh kemunculan penyanyi-penyanyi pendatang baru pada dekade 1980-an.

Topics
ellya khadam musik melayu dangdut penyanyi indonesia tokoh musik legenda musik biografi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.