Profil Ernie Djohan mencatat perjalanan panjang sang diva legendaris Indonesia sebagai salah satu ikon musik paling berpengaruh di tanah air sejak dekade 1960-an. Lahir pada 6 April 1951, pemilik nama lengkap Hj. Ernie Irawaty Djohan ini tumbuh sebagai putri seorang diplomat H.M. Djohan Bakhaharudin yang sering berpindah negara.
Berdasarkan penelusuran rekam jejak kariernya, masa kecil Ernie banyak dihabiskan di Belanda dan Singapura. Bakat menyanyinya mulai terlihat saat ia menjuarai Radio Talentime di Singapura pada usia sebelas tahun, sebelum akhirnya dikontrak label Philips Singapura dan membentuk duo bersama saudaranya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut pengamatan awak media, kepulangan Ernie ke tanah air atas panggilan Presiden Soekarno menjadi titik balik penting dalam perjalanan seninya. Ia menjelma sebagai pelopor penyanyi cilik pertama Indonesia yang sering menghibur tamu negara, serta menorehkan sejarah sebagai penyanyi Indonesia pertama meraih Golden Record berkat tembang abadi Teluk Bayur.
Sebagaimana dilaporkan berbagai sumber sejarah musik, prestasi gemilang Ernie terus berlanjut hingga kancah global pada tahun 1968 ketika ia dikontrak Phillips Recording Holland dan menjadi penyanyi Indonesia pertama go international. Kiprahnya semakin kukuh lewat keterlibatan dalam proyek kemanusiaan seperti konser amal lintas generasi di usia senjanya.