Biografi Ida Anak Agung Gde Agung mengupas perjalanan hidup seorang intelektual, sejarawan, serta tokoh politik penting dalam sejarah Republik Indonesia. Lahir pada tanggal 24 Juli 1921, ia merupakan pewaris takhta sebagai Raja Gianyar yang menggantikan ayahnya, Anak Agung Ngurah Agung.
Berdasarkan penelusuran latar belakang pendidikannya, ia menempuh studi hukum di Rechtshoogeschool te Batavia dan kemudian meraih gelar doktor di bidang sejarah dari Universitas Utrecht, Belanda. Penguasaan ilmu sejarah serta hukum tersebut membentuk landasan kuat bagi perannya dalam percaturan politik nasional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTim redaksi mencatat bahwa ia pernah memegang jabatan strategis di pemerintahan, termasuk sebagai Menteri Dalam Negeri serta Menteri Luar Negeri di bawah kepemintahan Presiden Soekarno. Selain itu, ia juga diutus sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk sejumlah negara sahabat seperti Belgia, Portugal, Prancis, hingga Austria.
Kontribusi besarnya dalam diplomasi serta pemerintahan membuat negara menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional pada tanggal 6 November 2007 melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 068/TK/Tahun 2007. Pengabdian panjang Ida Anak Agung Gde Agung bagi bangsa Indonesia berakhir saat ia wafat pada tanggal 22 April 1999.