Profil film My Stupid Boyfriend menyajikan ulasan lengkap karya sinema drama-komedi Indonesia yang dirilis pada tanggal 28 September 2017. Sinema layar lebar tersebut digarap oleh sutradara Joel Fadly dengan menghadirkan deretan pemeran ternama di industri hiburan Tanah Air.
Bintang utama yang memeriahkan film ini meliputi komika Kemal Palevi dan aktris Kartika Putri. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri dalam menyajikan cerita humor romantis yang segar bagi para penikmat film nasional di bioskop.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeProyek sinema garapan Joel Fadly ini turut melibatkan aktor pendukung berbakat seperti Ikram Noer dan Nurfadillah Naifa. Deretan nama komedian lokal asal Makassar yakni Abu serta Tumming ikut memperkuat jajaran pemain dalam film tersebut.
Keterlibatan para talenta lokal Makassar memberikan daya tarik tersendiri karena sebelumnya mereka sempat sukses membintangi film daerah berjudul Uang Panai" = Maha(r)l. Kombinasi aktor lintas latar belakang ini menciptakan dinamika komedi yang unik.
Sinopsis Cerita Lovers Club dan Aksi Penculikan Mafia
Sinopsis film My Stupid Boyfriend berpusat pada sebuah komunitas bernama Lovers Club yang dibentuk khusus untuk membantu orang-orang menghadapi masalah percintaan. Jamal Oedin Sastrowardoyo memegang peranan sebagai ketua dari klub tersebut.
Kisah bermula saat sang ketua jatuh hati kepada seorang gadis bernama Samara, sehingga anggota klub bahu-membahu membantunya mendekati pujaan hati. Konflik memuncak ketika orang tua Samara justru berencana menjodohkan putrinya dengan penyanyi dangdut keliling bernama Hercules.
Hercules kemudian meminta bantuan ayahnya, Zeus, untuk melamar Samara secara langsung. Kendati demikian, Samara tetap memilih kekasih hatinya bernama Ruben untuk melangkah ke jenjang hubungan lebih serius.
Situasi semakin pelik tatkala rencana pernikahan Ruben dan Samara terdengar oleh Don Carlo selaku bos mafia musuh bisnis Cokro. Sang mafia lantas menculik Ruben dan Samara untuk dijadikan jaminan tebusan uang sebesar Rp 10 miliar.