Profil Haidar Bagir menyoroti perjalanan hidup seorang tokoh penting di balik kesuksesan Penerbit Mizan serta kontribusinya bagi dunia literasi dan pendidikan Islam di Indonesia. Lahir pada 20 Februari 1957, ia dikenal luas sebagai cendekiawan muslim, pengusaha, filantropis, sekaligus presiden direktur Mizan Group.
Berdasarkan rekam jejak pendidikannya, ia merupakan lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung pada tahun 1982 sebelum melanjutkan studi pascasarjana di Center for Middle Eastern Studies Harvard University serta meraih gelar doktor bidang filsafat dari Universitas Indonesia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerjalanan kariernya di dunia penerbitan dimulai ketika ia mendirikan Penerbit Mizan di Bandung pada tahun 1983 sebagai wadah bagi pemikiran intelektual muslim progresif. Di bawah kepemimpinannya, Mizan berkembang pesat dan menerbitkan berbagai karya pemikir besar seperti Nurcholish Madjid dan Kuntowijowo.
Selain aktif di dunia penerbitan, ia juga menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan dengan mendirikan Yayasan Lazuardi Hayati serta yayasan sekolah Islam lainnya. Ia menerapkan sistem manajemen modern dalam pengelolaan lembaga pendidikan untuk memastikan kualitas pembelajaran yang optimal.
Sebagai akademisi dan penulis produktif, ia juga aktif mengajar, mengisi berbagai seminar ilmiah internasional, serta mendalami kajian filsafat Islam dan sains. Kontribusinya yang konsisten menjadikan dirinya salah satu figur sentral dalam perkembangan pemikiran keislaman kontemporer.