Jump Force merupakan game fighting crossover yang dikembangkan Spike Chunsoft dan diterbitkan Bandai Namco Entertainment untuk merayakan ulang tahun ke-50 majalah Weekly Shonen Jump. Game ini pertama kali dirilis pada 14 Februari 2019 untuk PlayStation 4 dan Xbox One di Jepang, lalu menyusul versi Windows pada 15 Februari 2019 secara global.
Jump Force menampilkan 40 karakter playable dari 16 seri manga ternama saat peluncuran perdana. Sebanyak 14 karakter tambahan hadir melalui konten unduhan berbayar dan tiga karakter lagi melalui pembaruan gratis, sehingga total karakter dalam game ini mencapai 57 karakter dari berbagai judul legendaris seperti Dragon Ball, One Piece, dan Naruto.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePara pemain dapat menciptakan karakter unik mereka sendiri dengan kemampuan, kostum, dan aksesori yang diperoleh selama bermain. Mode pertarungan 1-vs-1 memungkinkan pemain mengontrol tim berisi tiga karakter dengan pergerakan di ruang 3D serta memanfaatkan berbagai kombo dan jurus spesial untuk mengalahkan lawan.
Bandai Namco mengumumkan penghentian Jump Force pada 10 November 2021. Game ini resmi dihapus dari toko digital beserta seluruh konten unduhannya pada 8 Februari 2022, sementara server online untuk pertandingan peringkat ditutup enam bulan kemudian tepatnya pada 24 Agustus 2022.
Alur Cerita Jump Force, Dunia Nyata Bertabrakan dengan Manga
Premis Jump Force berawal dari tabrakan antara dunia nyata dengan berbagai alam semesta Shonen Jump. Manusia diserang oleh Venoms, pasukan penjahat yang dikendalikan pikiran dipimpin Kane dan Galena, memaksa para pahlawan manga bergabung dalam organisasi Jump Force di bawah komando Direktur Glover untuk melawan invasi tersebut.
Frieza menyerang New York City bersama pasukan Venoms dan dihadang Son Goku. Seorang warga sipil terluka parah akibat serangan laser dan diselamatkan Trunks menggunakan perangkat umbras cube. Korban selamat tersebut kemudian menjadi karakter pemain yang bergabung dengan salah satu dari tiga divisi yang dipimpin Goku, Luffy, dan Naruto.
Konflik memanas ketika beberapa anggota Jump Force kerasukan aura jahat dan terungkap bahwa Angela, gadis amnesia yang diselamatkan, adalah Galena dalam penyamaran. Ia mencuri umbras cube untuk tuannya Kane yang ingin membalas dendam pada umat manusia, namun Prometheus yang menyamar sebagai Glover ternyata dalang sesungguhnya di balik penggabungan dunia.
Pertarungan final berakhir dengan kemenangan para pahlawan atas Prometheus yang ingin menjadi dewa. Meski Prometheus tewas, dunia nyata tetap terancam oleh para penjahat Jump. Atas saran Trunks, karakter pemain menjadi direktur baru Jump Force, sementara Light Yagami menemukan umbras cube untuk mengembalikan kekuatan Death Note miliknya.