Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Kabupaten Sumedang, Jejak...
BERITA

Profil Kabupaten Sumedang, Jejak Kerajaan Hingga Sentra Tahu

By Redaksi Kabayan News 3 min read 20 Agustus 2026
Pemandangan pusat kota Kabupaten Sumedang di Jawa Barat

Pemandangan pusat kota Kabupaten Sumedang di Jawa Barat

Kabupaten Sumedang adalah salah satu wilayah administratif di Provinsi Jawa Barat yang terletak sekitar 45 km timur laut dari Kota Bandung. Wilayah ini secara geografis memiliki luas yang mencakup 26 kecamatan, 7 kelurahan, dan 270 desa.

Sebagai bagian dari kawasan metropolitan Bandung Raya, daerah ini memiliki sejarah panjang sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Sumedang Larang. Identitas yang paling melekat pada kabupaten ini adalah kuliner tahu yang dirintis imigran Tiongkok, Ong Kino, pada tahun 1917.

Kawasan ini juga menjadi lokasi strategis bagi berbagai lembaga pendidikan tinggi terkemuka. Kampus seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Universitas Padjajaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berlokasi di Kecamatan Jatinangor.

Secara topografi, sebagian besar wilayah Sumedang berupa pegunungan dengan Gunung Tampomas sebagai titik tertinggi yang mencapai 1.684 mdpl. Jalur utama Bandung–Cirebon yang melintasi kabupaten ini menjadi akses penting bagi mobilitas warga dan distribusi logistik.

Sejarah dan Kejayaan Kerajaan Sumedang Larang

Kerajaan Sumedang Larang mencapai masa keemasan di bawah kepemimpinan Pangeran Angkawijaya atau Prabu Geusan Ulun pada sekitar tahun 1578. Wilayah kekuasaannya saat itu mencakup pelosok Jawa Barat hingga ke wilayah Garut, Tasikmalaya, dan Bandung.

Sebagai kota kuno khas Pulau Jawa, Sumedang menerapkan konsep Catur Gatra Tunggal. Pusat kotanya ditandai dengan alun-alun yang dikelilingi masjid agung, penjara, serta kantor pemerintahan sebagai wujud tata kota tradisional yang masih terjaga.

Lambang daerah Kabupaten Sumedang berupa tugu peringatan bernama Lingga yang dibangun pada tahun 1922 oleh Pangeran Siching dari Belanda. Tugu ini didedikasikan untuk Pangeran Aria Suria Atmaja atas jasa-jasanya dalam pengembangan wilayah.

Penetapan hari jadi Kabupaten Sumedang pada 22 April merujuk pada peristiwa penting sejarah masa lalu. Legitimasi ini dikukuhkan melalui penyerahan mahkota serta atribut kerajaan oleh senapati Pajajaran kepada Prabu Geusan Ulun pada 22 April 1578.

Topics
sumedang jawa barat sejarah tahu sumedang sumedang larang jatinangor geusan ulun
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.