Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Kerajaan Denmark...
BERITA

Profil Kerajaan Denmark Persemakmuran dan Wilayah Otonominya

By Redaksi Kabayan News 3 min read 19 Agustus 2026
Kerajaan Denmark atau Danish Realm menyatukan Denmark, Kepulauan Faroe, dan Greenland dalam satu kedaulatan

Kerajaan Denmark atau Danish Realm menyatukan Denmark, Kepulauan Faroe, dan Greenland dalam satu kedaulatan

Profil Lengkap Danish Realm Persemakmuran Tiga Wilayah

Danish Realm atau secara resmi dikenal sebagai Kerajaan Denmark adalah sebuah negara berdaulat yang terdiri dari gabungan wilayah konstituen yang dipersatukan oleh Undang-Undang Konstitusi. Wilayah ini mencakup Denmark metropolitan atau daratan Eropa serta dua wilayah otonominya yaitu Kepulauan Faroe di Atlantik Utara dan Greenland di Amerika Utara. Hubungan erat antara ketiga bagian kerajaan ini dikenal sebagai Rigsfællesskabet atau Persatuan Alam.

Meskipun bukan sebuah federasi, Kerajaan Denmark merupakan negara kesatuan berdaulat yang mencakup tiga sistem hukum otonom di bawah satu monarki. Kerajaan ini memiliki klaim teritorial Arktik yang luas di Samudra Arktik serta berbatasan darat dengan Jerman dan Kanada. Sejarah panjang persatuan ini telah membentuk identitas budaya yang unik di masing-masing wilayah penyusunnya.

Kepulauan Faroe dan Greenland telah berada di bawah Mahkota Denmark sejak abad pertengahan dan menjadi bagian resmi dari kerajaan sejak awal abad kesembilan belas. Melalui perjalanan sejarah dan negosiasi politik yang panjang, kedua wilayah tersebut memperoleh tingkat pemerintahan sendiri dan otonomi legislatif yang substansial. Wal demikian, kedaulatan tertinggi tetap berada di bawah kerangka hukum Kerajaan Denmark.

Hingga saat ini, Danish Realm terus mempertahankan relevansinya sebagai bentuk persemakmuran modern yang mengakomodasi keragaman identitas lokal. Kerja sama politik antara parlemen pusat di Kopenhagen dan majelis lokal di Faroe serta Greenland memastikan jalannya pemerintahan yang demokratis. Hal ini menjadikan struktur kenegaraan Denmark sebagai salah satu model hubungan otonomi yang unik di dunia.

Sejarah Pendirian dan Awal Mula

Kepulauan Faroe dan Greenland memiliki sejarah pemukiman Nordik yang sudah berlangsung sejak berabad-abad lalu, di mana Kepulauan Faroe disetujui dihuni oleh bangsa Viking pada abad kesembilan. Sementara itu, Greenland dihuni oleh penduduk asli Inuit dan kelompok Norse yang dipimpin oleh Erik si Merah pada abad kesepuluh. Hubungan administratif wilayah-wilayah ini dengan Denmark semakin erat seiring dengan berjalannya waktu dan dinamika kekuasaan di Eropa.

Pada tahun 1814, melalui Perjanjian Kiel, Denmark menyerahkan Norwegia kepada Swedia tetapi tetap mempertahankan kendali atas Kepulauan Faroe, Greenland, dan Islandia. Kepulauan Faroe kemudian dijadikan sebuah county Denmark pada tahun 1816, sementara Greenland pada awalnya dikelola sebagai dua koloni terpisah sebelum digabungkan pada tahun 1950. Reformasi konstitusional pada tahun 1953 kemudian mengintegrasikan Greenland sepenuhnya ke dalam wilayah Denmark.

Perubahan besar dalam struktur politik terjadi setelah Perang Dunia Kedua ketika tuntutan akan penentuan nasib sendiri menguat di Kepulauan Faroe dan Greenland. Kepulauan Faroe diberikan status pemerintahan sendiri atau home rule pada tahun 1948 setelah melalui perdebatan panjang mengenai hasil referendum kemerdekaan. Greenland menyusul langkah tersebut dengan mendapatkan home rule pada tahun 1979 setelah sebelumnya sempat bergabung dengan Masyarakat Eropa.

Perkembangan penting berikutnya terjadi pada tahun 2009 ketika Greenland beralih dari home rule menjadi self rule yang memberikan tingkat otonomi jauh lebih luas. Pengaturan ini menyerahkan kendali atas urusan internal seperti kepolisian, pengadilan, dan sumber daya alam kepada pemerintah lokal Greenland. Prinsip dasar pembentukan Rigsfællesskabet pun bergeser dari kesatuan identitas menuju komunitas yang menghargai perbedaan identitas antarwilayah.

Perkembangan dan Inovasi

Dalam bidang tata kelola pemerintahan, Danish Realm menerapkan sistem desentralisasi yang memungkinkan Kepulauan Faroe dan Greenland mengelola urusan internal mereka secara mandiri. Pemerintah pusat Denmark tetap memegang tanggung jawab atas urusan luar negeri, pertahanan, dan kebijakan moneter bagi seluruh bagian kerajaan. Pembagian wewenang ini diatur secara cermat melalui undang-undang otonomi khusus di masing-masing wilayah.

Populasi dan luas wilayah ketiga bagian ini memiliki karakteristik yang sangat kontras di mana Denmark dihuni oleh mayoritas penduduk terbesar. Sebaliknya, Greenland mencakup sebagian besar daratan luas kerajaan dengan lanskap yang sebagian besar tertutup es dan berpenduduk paling sedikit di dunia. Perbedaan geografis dan demografis ini mendorong pendekatan kebijakan yang unik untuk mendukung pembangunan di setiap kawasan.

Kerja sama legislatif di tingkat nasional melibatkan perwakilan dari Kepulauan Faroe dan Greenland yang masing-masing mengirimkan dua anggota ke Folketing atau Parlemen Denmark. Keterlibatan ini memastikan bahwa kepentingan masyarakat di Atlantik Utara dan Arktik tetap terakomodasi dalam setiap pembuatan kebijakan nasional. Selain itu, perundingan bilateral terus dilakukan untuk menyelesaikan berbagai isu klaim teritorial dan batas wilayah.

Pengaruh dan relevansi Danish Realm kini semakin menonjol dalam kancah geopolitik global, khususnya terkait isu perubahan iklim dan kawasan strategis Arktik. Klaim landas kontinen yang diajukan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan peran penting kerajaan ini dalam diplomasi internasional modern. Melalui keseimbangan antara otonomi daerah dan persatuan kedaulatan, model persemakmuran ini terus beradaptasi dengan tantangan zaman.

__QUOTE__ "Rigsfællesskabet mencerminkan komunitas dengan identitas berbeda yang dipersatukan di bawah Konstitusi Denmark."

Topics
profil denmark greenland kepulauan faroe rigsfællesskabet
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.