Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Lengkuas Tanaman Rempah dan...
BERITA

Profil Lengkuas Tanaman Rempah dan Obat Tradisional

By Redaksi Kabayan News 3 min read 16 Agustus 2026
Rimpang lengkuas segar dengan aroma khas yang sering digunakan sebagai bumbu masakan tradisional

Rimpang lengkuas segar dengan aroma khas yang sering digunakan sebagai bumbu masakan tradisional

Lengkuas adalah jenis rimpang dari tanaman dalam keluarga jahe Zingiberaceae yang memiliki berbagai kegunaan kuliner dan pengobatan dengan akar yang berpusat di Indonesia. Tanaman ini dapat mencakup beberapa spesies berbeda, dan sangat terkenal karena profil rasanya yang pedas serta aromatik. Kehadirannya menjadi salah satu elemen penting dalam tradisi memasak dan pengobatan herbal di berbagai negara kawasan Asia.

Varietas yang paling umum digunakan adalah lengkuas besar atau Alpinia galanga, yang memiliki karakteristik mirip dengan jahe dan kunyit. Selain itu, terdapat pula jenis lengkuas kecil atau Alpinia officinarum serta beberapa kerabat dekatnya yang turut dimanfaatkan dalam porsi berbeda. Setiap jenis memiliki keunikan rasa tersendiri yang sering kali dideskripsikan bernuansa bunga, menyerupai kombinasi jahe dengan kapulaga, atau lada kayu manis.

Dalam dunia kuliner, lengkuas merupakan bumbu esensial yang menghiasi berbagai masakan di Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Rimpang ini sering diandalkan dalam pembuatan pasta rempah khas, berbagai sup tradisional seperti tom yum dan tom kha gai, serta hidangan berkuah santan seperti soto dan opor. Bahkan di luar wilayah Asia, ekstrak atau bagian tanaman ini pernah digunakan dalam pembuatan minuman beralkohol tradisional di Eropa pada masa lampau.

Selain memperkaya cita rasa makanan, lengkuas juga memiliki tempat penting dalam bidang etnobotani berkat khasiat obat tradisionalnya. Masyarakat secara turun-temurun memanfaatkan rimpang ini untuk membantu melancarkan pencernaan, meredakan gangguan pernapasan, serta mengatasi berbagai masalah perut. Keunggulan fungsional dan cita rasanya yang khas menjadikan lengkuas sebagai salah satu rempah yang paling dihargai di dunia.

Latar Belakang dan Keanekaragaman

Secara botani, istilah lengkuas atau galangal merujuk pada rimpang aromatik dari berbagai spesies tanaman di bawah keluarga Zingiberaceae. Asal-usul budidaya dan pemanfaatannya berakar kuat dari wilayah Indonesia, sebelum akhirnya menyebar luas ke berbagai penjuru Asia Selatan dan Tenggara. Tanaman ini tumbuh subur di daerah tropis dengan karakteristik batang semu dan rimpang bawah tanah yang keras berserat.

Terdapat beberapa spesies utama yang dikategorikan sebagai lengkuas dalam penggunaan sehari-hari di masyarakat. Spesies yang paling dominan adalah Alpinia galanga atau lengkuas besar yang kerap disebut sebagai lengkuas merah atau putih, serta Alpinia officinarum yang dikenal sebagai lengkuas kecil. Selain itu, terdapat pula kerabat dekatnya seperti kencur (Kaempferia galanga) dan kunci atau Chinese ginger (Boesenbergia rotunda) yang memiliki karakteristik serupa.

Meskipun berkerabat dekat dengan jahe biasa, setiap jenis lengkuas memiliki keunikan profil rasa dan tingkat kepedasan yang membedakannya secara tegas dalam masakan tradisional. Perbedaan ini membuat para juru masak tradisional selalu memisahkan penggunaannya agar karakteristik aroma hidangan tetap otentik. Di Eropa pada Abad Pertengahan, jenis lengkuas tertentu bahkan sempat menjadi komoditas yang sangat populer di kalangan para bangsawan.

Keanekaragaman jenis ini didukung pula oleh penyebutan lokal yang kaya di berbagai daerah penghasilnya. Di Indonesia sendiri, lengkuas dikenal dengan berbagai nama daerah seperti laos atau langkuas, yang menunjukkan betapa dekatnya tanaman ini dengan kehidupan sehari-hari masyarakat sejak ratusan tahun lalu.

Kegunaan dan Dampak di Berbagai Bidang

Kontribusi utama lengkuas dalam bidang kuliner terletak pada kemampuannya memberikan aroma segar yang khas serta sensasi hangat pada hidangan. Senyawa aromatik di dalamnya mampu menghilangkan bau amis pada daging atau ikan sekaligus menyeimbangkan kepekatan santan dalam berbagai makanan tradisional. Kehadirannya menjadi kunci utama kelezatan berbagai resep warisan leluhur yang terus dilestarikan hingga kini.

Dalam ranah pengobatan tradisional dan etnobotani, lengkuas dipercaya memiliki berbagai khasiat kesehatan yang mendukung kebugaran tubuh. Kandungan zat aktif di dalam rimpangnya sering diandalkan untuk meredakan radang, mengatasi masalah pencernaan, serta membantu meringankan gejala penyakit pernapasan ringan. Tradisi pengobatan herbal di berbagai negara Asia menempatkan lengkuas sebagai salah satu bahan alami yang mujarab.

Pengaruh lengkuas juga merambah industri pengolahan makanan modern dan minuman tradisional di tingkat global. Pemanfaatannya kini tidak hanya terbatas pada masakan rumahan tradisional, tetapi juga dieksplorasi oleh industri minuman beralkohol dan suplemen herbal untuk menciptakan varian produk bernilai komersial tinggi. Pengakuan ini memperkuat posisi lengkuas di pasar rempah-rempah internasional.

Warisan penggunaan lengkuas bagi generasi mendatang terletak pada pentingnya menjaga pelestarian tanaman obat dan rempah asli Nusantara. Dengan semakin berkembangnya penelitian ilmiah mengenai potensi farmakologis dan kuliner dari keluarga Zingiberaceae, lengkuas diyakini akan terus memegang peranan penting dalam inovasi pangan sehat di masa depan.

Topics
lengkuas rempah tanaman obat kuliner zingiberaceae
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.