Lomba burung IKN atau Bird Race merupakan ajang pertandingan pengamatan satwa di alam terbuka yang diselenggarakan di Bukit Bangkirai, kawasan Ibu Kota Nusantara. Kegiatan ini menguji kemampuan para peserta dalam mencari, mengamati, serta mengenali berbagai jenis burung dalam batas waktu tertentu di tengah kawasan dengan keanekaragaman hayati tinggi.
Otorita IKN selaku pihak penyelenggara menggagas acara tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana promosi keindahan alam IKN, mencakup wilayah pembangunan maupun ekosistem alami di sekitarnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAjang pelestarian lingkungan ini dirancang masuk dalam kalender wisata berkala pada masa mendatang guna menjaga keberlangsungan ekosistem. Kompetisi tidak hanya berfokus pada pengamatan burung, tetapi juga mencakup lomba fotografi alam untuk mengabadikan ragam satwa di Bukit Bangkirai.
Peserta kegiatan datang dari berbagai daerah di Nusantara, seperti Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Papua. Berbagai kalangan turut berpartisipasi, mulai dari mahasiswa, aparatur sipil negara, pihak swasta, hingga para pelajar sekolah.
Rencana Pengembangan Bird Race Skala Internasional
Keberhasilan penyelenggaraan acara pada tahun 2025 memicu keinginan pihak penyelenggara untuk memperluas cakupan kegiatan pada masa mendatang. Otorita IKN melalui Kedeputian Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam tengah menyiapkan agenda serupa dengan skala internasional pada tahun berikutnya.
Persiapan tersebut mencakup pengembangan Bird Race serta Lomba Fotografi Lanskap dan Alam tingkat global guna menarik minat partisipan dari mancanegara. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak popularitas kawasan konservasi sekaligus memperkenalkan potensi biodiversitas nusantara ke dunia luar.
Pihak otorita juga merancang pembuatan database keanekaragaman hayati terpadu yang dapat diakses publik secara bersama. Platform digital ini memungkinkan masyarakat umum turut serta menambah dan memperbarui informasi terkait spesies burung di kawasan IKN.
Inisiatif pengembangan basis data ini diproyeksikan menjadi pusat informasi penting bagi peneliti, akademisi, serta pemerhati lingkungan. Dengan demikian, upaya perlindungan ekosistem di ibu kota baru dapat berjalan berbasis data ilmiah yang akurat dan berkelanjutan.