Maison Valentino berdiri sebagai salah satu rumah mode mewah asal Italia paling berpengaruh yang didirikan pada tahun 1960 oleh Valentino Garavani. Berdasarkan laporan sejarah perusahaan, jenama prestisius ini berpusat di Milan, sementara kantor arah kreatif serta yayasan Valentino berbasis di Palazzo Gabrielli-Mignanelli, Roma.
Perjalanan kesuksesan Valentino bermula ketika sang pendiri membuka butik pertamanya di Via Condotti, Roma, dengan dukungan finansial dari ayah dan rekannya, Giancarlo Giammetti. Debut internasional jenama ini terlaksana pada tahun 1962 di Florence yang kala itu berstatus sebagai pusat mode utama di Italia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKepopuleran global Valentino melonjak tajam pada tahun 1967 setelah merilis koleksi nirwarna atau no colour yang menampilkan busana serba putih, krem, dan gading. Koleksi tersebut berhasil menarik perhatian pencinta mode karena mendobrak tren pola psikedelik yang marak pada masa itu sekaligus memperkenalkan logo huruf V yang ikonik.
Seiring berjalannya waktu, kepemilikan rumah mode ini berpindah tangan ke beberapa investor besar, mulai dari konglomerat Italia HdP, Marzotto Apparel, hingga grup ekuitas swasta Permira. Pada tahun 2012, perusahaan investasi asal Qatar, Mayhoola for Investments S.P.C., mengambil alih kepemilikan sebelum akhirnya grup asal Prancis, Kering, membeli saham mayoritas pada tahun 2023.
Dari sisi kepemimpinan kreatif, jenama ini sempat menorehkan era keemasan di bawah arahan Maria Grazia Chiuri dan Pierpaolo Piccioli yang sukses melahirkan lini aksesori Rockstud. Mulai tahun 2024, posisi direktur kreatif resmi diemban oleh Alessandro Michele yang membawa estetika baru setelah sukses bertransformasi di Gucci.