Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Max Weber, Bapak Sosiologi...
BERITA

Profil Max Weber, Bapak Sosiologi Modern Tokoh Serba Bisa

By Dewi Lestari • 2 min read • 13 Agustus 2026
Lukisan atau foto potret Max Weber sebagai bapak sosiologi modern

Lukisan atau foto potret Max Weber sebagai bapak sosiologi modern

Maximilian Carl Emil Weber lahir di Erfurt, Jerman, pada 21 April 1864 dan tumbuh sebagai sosiolog, sejarawan, jurist, serta ekonom politik yang sangat berpengaruh dalam perkembangan ilmu sosial. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, pemikiran mendalam tokoh berdarah Jerman ini terus membentuk teori sosial modern serta studi tentang rasionalisasi dan kapitalisme.

Perjalanan intelektual Weber berawal dari masa mudanya di Erfurt dan Berlin, di mana ia mendalami bidang hukum, sejarah, dan ekonomi. Sebagaimana dilaporkan dalam catatan biografi akademis, ia berhasil merampungkan gelar doktor hukum pada tahun 1889 dan menjalani karier mengajar di berbagai universitas terkemuka seperti Freiburg dan Heidelberg.

Kontribusi terbesar Weber dalam literatur dunia mencakup karya monumentalnya berjudul Etika Protestan dan Semangat Kapitalisme. Mengutip laporan sejarah sosiologi, ia mengemukakan tesis bahwa etika kerja Protestan memiliki kaitan erat dengan kebangkitan sistem kapitalisme modern di dunia barat.

Di samping karya sosiologinya, Weber juga aktif dalam kancah politik Jerman dan turut berperan dalam perumusan Konstitusi Weimar setelah Perang Dunia I. Berdasarkan analisis Kabayan News, gagasan-gagasan Weber mengenai otoritas sosial dan birokrasi masih menjadi rujukan utama dalam studi pemerintahan hingga saat ini.

Weber wafat pada 14 Juni 1920 di Munich pada usia 56 tahun akibat penyakit pneumonia. Warisan intelektual yang ditinggalkannya menempatkan dirinya sebagai salah satu figur sentral yang meletakkan fondasi kokoh bagi perkembangan ilmu sosiologi di seluruh dunia.

Topics
max weber sosiologi sejarawan ekonom jerman profil tokoh kapitalisme
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.