Profil serial Kembalinya Raden Kian Santang mengulas sinetron kolosal Indonesia produksi MNC Pictures bersama JP Pictures yang tayang perdana pada 5 September 2019 di MNCTV. Tontonan populer ini merupakan sekuel spiritual dari serial terdahulu dengan menyajikan kisah perjalanan dakwah penuh rintangan.
Cerita dalam serial ini berfokus pada kehidupan Raden Kian Santang bersama keluarganya dalam menyebarkan ajaran agama Islam di wilayah Kerajaan Pajajaran. Berbagai tantangan berat harus dihadapi demi mewujudkan kedamaian di tanah Jawa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAlur cerita bermula ketika Raden Kian Santang berada di sebuah gurun pasir hingga tiba di Baitullah. Di tempat suci tersebut, ia mendapatkan wahyu dan tugas baru untuk mencabut sebuah pedang bercahaya biru dari tanah.
Setelah melewati ujian keimanan dan tidak berbangga diri atas pencapaiannya, Raden Kian Santang berhasil mencabut pedang pusaka tersebut. Ia kemudian mendapat mandat khusus untuk pulang ke tanah Jawa dan menyebarkan ajaran Islam secara damai.
Perjalanan Spiritual dan Misteri Jalur Bawah Tanah
Dalam perjalanan pulangnya ke tanah Jawa, Raden Kian Santang sempat mengalami kebingungan karena tidak memiliki perbekalan uang. Namun, ia dipertemukan dengan seekor cacing ajaib yang membantunya melewati perjalanan jauh.
Sosok cacing misterius tersebut menjelma menjadi seorang pria tua bijak yang mengantarkan Raden Kian Santang kembali ke tanah Jawa melalui jalur bawah tanah dengan menggunakan kekuatan gaib.
Setibanya di tanah Jawa, tugas sang penunjuk jalan pun berakhir dan babak baru perjuangan Raden Kian Santang dalam menyebarkan agama Islam resmi dimulai di tengah masyarakat Pajajaran.
Serial kolosal sukses ini berhasil menamatkan penayangannya dengan total ratusan episode sebelum akhirnya dilanjutkan kembali melalui musim dan judul baru di stasiun televisi yang sama.