Profil serial televisi Pengorbanan Anggun mengisahkan liku-liku kehidupan rumah tangga penuh intrik dan pengorbanan seorang wanita demi keluarganya. Sinetron drama keluarga ini merupakan produksi rumah produksi ternama Genta Buana Paramita yang pertama kali mengudara di layar kaca Indosiar pada tanggal 2 Desember 2009 pukul 19.00 WIB.
Deretan bintang papan atas menghiasi jalannya alur cerita drama ini, termasuk aktris utama Marissa Christina yang beradu akting dengan aktor Hikmal Abrar dan Arif Rahman. Kisah bermula dari konflik pelik finansial yang menjerat Rudi hingga berujung pada pengorbanan besar istrinya, Dewi, demi menyelamatkan sang suami dari lilitan hutang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSeiring berjalannya waktu, alur cerita berfokus pada kehidupan anak mereka bernama Anggun yang telah tumbuh dewasa dan menikah dengan pria bernama Radit. Pernikahan tersebut tidak berjalan mulus karena Anggun harus menghadapi tekanan psikologis dari ibu mertuanya, Eva, yang selalu memperlakukannya dengan tidak adil.
Konflik semakin memanas ketika kehadiran Maurin sebagai kakak angkat justru menjadi duri dalam daging bagi rumah tangga Anggun dan Radit. Maurin tega menusuk dari belakang dengan merayu Radit, pria yang dulunya merupakan pujaan hatinya sebelum menikah dengan Anggun.
Dinamika Konflik Keluarga dan Pengkhianatan Orang Terdekat
Berbagai intrik perselingkuhan dan rahasia kelam masa lalu perlahan terkuak ketika bukti-bukti keterlibatan Maurin dan Radit mulai ditemukan oleh Anggun. Dinamika emosional ini sukses menguras air mata penonton setia televisi kala mengikuti setiap episode penayangannya.
Dinamika konflik dalam sinetron ini semakin kompleks tatkala hubungan terlarang antara Radit dan Maurin mulai tercium oleh berbagai pihak di keluarga besar mereka.
Maurin dengan sengaja melancarkan berbagai rencana licik untuk mengadu domba serta merusak keharmonisan rumah tangga sang adik angkat demi keuntungan pribadi.
Sementara itu, karakter Dewi terus berjuang dalam bayang-bayang kepedihan masa lalu tanpa pernah berani menceritakan kebenaran tentang ayah kandung Anggun yang sebenarnya.