Profil Tatiek Maliyati merangkum perjalanan hidup seorang seniman besar Indonesia kelahiran Surabaya pada tanggal 10 November 1934. Ia dikenal luas sebagai aktris teater, pemain film, sekaligus penulis skenario handal yang telah menorehkan banyak prestasi.
Pendidikan seninya ditempuh di Akademi Teater Nasional Indonesia serta memperdalam ilmu drama di Carnegie-Tech, Pittsburgh, Amerika Serikat. Sebelum merambah layar lebar, ia aktif membintangi berbagai pementasan sandiwara panggung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDunia perfilman dimasukinya sejak tahun 1957 lewat keterlibatannya dalam film Anakku Sajang produksi Safina-Persari. Sejak saat itu, namanya mulai diperhitungkan dalam deretan bintang film berbakat masa tersebut.
Selain berakting, Tatiek juga sukses beralih profesi menjadi penulis skenario dan turut menciptakan serial televisi legendaris Losmen bersama mendiang suaminya, Wahyu Sihombing.
Deretan Penghargaan Bergengsi Sepanjang Karier Seni Tatiek Maliyati
Dedikasi luar biasa Tatiek dalam dunia seni peran diganjar berbagai penghargaan bergengsi tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya adalah anugerah Lifetime Achievement dari Festival Film Indonesia pada tahun 2020 berkat kontribusinya bagi perfilman.
Sebelumnya, Festival Film Bandung juga menganugerahinya penghargaan serupa pada tahun 2017 atas konsistensi dan pengabdian panjang di dunia seni teater serta perfilman.
Di samping berkarya di depan dan belakang layar, Tatiek aktif membagikan ilmu sebagai dosen seni peran di Institut Kesenian Jakarta sejak tahun 1970. Ia turut mencetak banyak talenta akting berbakat tanah air melalui dedikasinya sebagai pendidik.
Pemerintah dan berbagai lembaga kebudayaan turut memberikan tanda kehormatan, termasuk Satyalancana Kebudayaan, sebagai bentuk penghormatan atas jasa besarnya dalam melestarikan seni budaya.