Ranok Publishing House hancur akibat serangan udara Rusia yang meluluhlantakkan gudang logistik utama di Kharkiv dan melenyapkan delapan juta buku pelajaran sekolah.
Berdasarkan laporan resmi dari pihak penerbit, kobaran api melahap jutaan buku yang menjadi penopang utama literasi dan pendidikan anak-anak di berbagai wilayah terdampak selama berjam-jam setelah hantaman rudal terjadi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTim pemadam kebakaran darurat langsung dikerahkan untuk menjinakkan si jantan merah, sementara tim teknis melakukan evaluasi mendalam terkait total kerugian inventaris yang dialami sektor penerbitan nasional.
"Serangan ini merupakan pukulan telak bagi dunia literasi dan masa depan pendidikan anak-anak kami," demikian pernyataan pihak manajemen Ranok Publishing House dalam laporan yang dikutip dari kanal resmi mereka.
Dari analisis awak media, insiden ini memperkuat kekhawatiran global mengenai pola serangan sistemik yang menyasar infrastruktur budaya dan pendidikan Ukraina di tengah eskalasi konflik yang terus berlanjut.
Pemerintah Ukraina melalui kementerian terkait kini berupaya menggalang dukungan finansial internasional serta merancang fasilitas penyimpanan yang lebih terlindungi untuk menyelamatkan sisa aset literasi nasional.