Real Madrid resmi melepas penyerang muda akademi Jacobo Ortega ke klub Ligue 1 Racing Strasbourg dengan nilai transfer 10 juta euro atau sekitar Rp170 miliar pada Senin, 17 Agustus 2026. Penyerang berusia 20 tahun itu dibeli untuk 70 persen hak pemain, sementara Real Madrid tetap mengantongi 30 persen sisa hak masa depan sang penyerang.
Jacobo Ortega telah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama Strasbourg setelah menghabiskan delapan musim menimba ilmu di akademi La Fabrica sejak bergabung pada 2018 di usia 12 tahun. Musim terakhirnya ditutup manis dengan mengantar tim Juvenil A menjuarai UEFA Youth League 2025-2026 sekaligus keluar sebagai pencetak gol terbanyak klub.
Nilai transfer tersebut menjadi sorotan lantaran Jacobo Ortega belum pernah mencatatkan debut kompetitif bersama tim senior Real Madrid dan sebelumnya terdaftar di skuad Real Madrid C. Penjualan ini menjadikannya sebagai pemain akademi termahal tanpa penampilan senior yang pernah dilepas klub ibu kota Spanyol tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLangkah strategis ini melanjutkan tren positif Real Madrid dalam meraup keuntungan besar dari penjualan pemain binaan Valdebebas di bursa transfer musim panas ini. Manajemen klub berhasil mengoptimalkan potensi talenta muda yang diminati klub-klub top Eropa meski belum ada jalur pasti menuju skuad utama.
Strategi Cerdas Real Madrid Manfaatkan Potensi Valdebebas
Penjualan Jacobo Ortega menambah daftar panjang pemain akademi Real Madrid yang dilepas dengan nilai menguntungkan setelah transaksi serupa melibatkan nama-nama seperti Nico Paz, Gonzalo García, dan Víctor Muñoz. Keputusan mempertahankan 30 persen hak pemain memastikan Real Madrid tetap mendapat keuntungan finansial jika performa Ortega meningkat di Prancis.
Persaingan ketat menembus skuad utama Real Madrid membuat klub memilih jalur penjualan bernilai tinggi ketimbang membiarkan talenta binaan mereka mandek tanpa menit bermain reguler di tim senior. Melalui strategi tersebut, akademi Valdebebas tidak hanya berfungsi mencetak pemain berkualitas tinggi, tetapi juga menjadi sumber pendapatan finansial yang signifikan bagi klub.
Bagi Jacobo Ortega, kepindahan ke Racing Strasbourg membuka kesempatan emas untuk meninggalkan atmosfer sepak bola kelompok umur dan langsung bersaing di level senior salah satu liga top Eropa. Sementara itu, kubu Real Madrid kembali membuktikan kepiawaian bisnis transfer dengan meraup laba besar dari pemain yang berkembang sepenuhnya di sistem pembinaan internal mereka.
Manajemen Real Madrid secara resmi menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi Jacobo Ortega selama delapan tahun berseragam klub dan mendoakan kesuksesan bagi sang penyerang di babak baru kariernya.