Real Madrid melakukan perombakan besar-besaran pada bursa transfer musim panas ini di bawah arahan pelatih Jose Mourinho. Klub raksasa Liga Spanyol tersebut menggelontorkan dana total mencapai 225 juta Euro untuk mendatangkan sejumlah amunisi baru.
Meski belanja besar-besaran dilakukan, finansial klub tetap stabil berkat kontribusi luar biasa dari akademi La Fabrica. Berdasarkan laporan, akademi pemain muda Real Madrid tersebut sukses meraup pemasukan sebesar 199 juta Euro.
Pemasukan masif dari La Fabrica berasal dari penjualan pemain serta hak persentase penjualan kembali yang dipertahankan klub. Angka fantastis ini hampir menutup seluruh pengeluaran Los Blancos untuk mendatangkan pemain baru.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSejumlah nama jebolan akademi turut menyumbang pundi-pundi kas klub melalui kepindahan mereka ke klub lain. Penjualan pemain seperti Gonzalo Garcia dan Nico Paz menjadi motor utama perolehan dana segar tersebut.
Kontribusi Penjualan La Fabrica dan Rekrutan Anyar Los Blancos
Penjualan Gonzalo Garcia ke Fulham menyumbangkan 40 juta Euro, di mana Real Madrid masih mengantongi 30 persen hak masa depan sang pemain. Selain itu, Como juga menebus sisa hak kepemilikan Nico Paz senilai 60 juta Euro.
Pemasukan tambahan turut disumbangkan oleh kepindahan Victor Munoz ke Liverpool yang bernilai 20 juta Euro. Deretan pemain lain seperti Mario Gila hingga Alex Jimenez juga mempertebal neraca keuangan klub.
Dana dari La Fabrica tersebut langsung dialokasikan untuk mendanai pembelian pemain bintang demi ambisi juara musim ini. Yan Diomande menjadi rekrutan termahal klub dengan nilai transaksi mencapai 140 juta Euro.
Selain Diomande, Real Madrid mendatangkan Marc Cucurella dari Chelsea seharga 55 juta Euro serta Carlos Espi dari Levante senilai 25 juta Euro. Klub juga mengamankan jasa Bernardo Silva dan Ibrahima Konate secara gratis.