Sebagaimana diwartakan oleh media massa, Metropolitan Local Aboriginal Land Council memutuskan untuk menarik rencana jangka panjang mereka untuk membersihkan kawasan semak belukar demi pembangunan hingga 450 unit rumah di kawasan pantai utara Sydney. Proyek yang dikenal sebagai Patyegarang proposal di kawasan seluas 71 hektare di Belrose ini sebelumnya telah memicu gelombang penolakan keras dari warga setempat serta petugas pemadam kebakaran sejak pertama kali diajukan pada tahun 2006.
Berdasarkan laporan, nasib dari usulan proyek tersebut sempat berada di ambang ketidakpastian sejak tahun 2024 ketika Sydney North Planning Panel memberikan persetujuan bersyarat dengan catatan harus mendapat restu dari Rural Fire Service yang selama ini dengan tegas menentangnya. Menanggapi keputusan pembatalan ini, Anggota Parlemen Independen Wakehurst, Michael Regan, menyebut bahwa langkah tersebut merupakan sebuah kemenangan bersama meskipun kewaspadaan tetap harus dijaga.
"Akal sehat telah menang untuk saat ini, tetapi kami juga tetap waspada terhadap apa yang akan terjadi selanjutnya," ujar Regan sebagaimana dikutip dari laporan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeRegan menambahkan bahwa meskipun tanah tersebut merupakan hak milik Metropolitan Local Aboriginal Land Council dan mereka berhak untuk mengajukan permohonan, risiko keamanan tetap menjadi prioritas utama. Ia sebelumnya sempat melabeli rencana tersebut sebagai langkah yang sangat ceroboh karena dinilai berpotensi menciptakan jebakan kebakaran hutan bagi para calon penghuni masa depan serta membahayakan keselamatan para petugas pemadam kebakaran.
Sementara itu, Wali Kota Northern Beaches, Sue Heins, menilai bahwa penarikan rencana pembangunan yang dianggap tidak tepat tersebut merupakan hasil yang sangat masuk akal bagi semua pihak. Ia menegaskan bahwa pihak dewan kota tetap berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan dewan tanah adat dan instansi berwenang guna mencari solusi alternatif yang lebih aman bagi lingkungan.
"Keputusan ini merupakan langkah penting dalam upaya melindungi nyawa, menjaga kelestarian lingkungan, serta menghormati aspirasi dan kekhawatiran yang kuat dari masyarakat," kata Sue Heins.