Berdasarkan laporan media, puluhan titik kebakaran hebat terpantau di berbagai wilayah Pulau Kalimantan bagian Indonesia melalui data real time Google Maps pada Kamis, 20 Agustus 2026. Sebaran titik api tersebut terlihat masif di sejumlah provinsi dengan tingkat kerusakan ekologis yang cukup tinggi.
Menurut pantauan data tersebut, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat tercatat sebagai wilayah dengan jumlah titik kebakaran kategori severe fire terbanyak. Kalimantan Tengah memimpin dengan 35 titik, disusul Kalimantan Barat sebanyak 32 titik, Kalimantan Timur 14 titik, Kalimantan Selatan 7 titik, serta Kalimantan Utara 6 titik.
Perlu dicatat bahwa data Google Maps tersebut hanya menampilkan lokasi yang dikategorikan sebagai kebakaran besar atau severe fire. Kategori ini merujuk pada kerusakan fisik di mana sebagian besar vegetasi dominan musnah, tajuk pohon terbakar habis, hingga lapisan tanah dan akar mengalami kerusakan parah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana diwartakan, kondisi yang sangat kontras terlihat di wilayah Kalimantan yang berada di bawah administrasi Malaysia. Berdasarkan pantauan pada platform yang sama, tidak terdeteksi adanya kebakaran lahan dengan kategori severe fire di wilayah Sabah dan Sarawak, serta negara tetangga Brunei Darussalam.
Fenomena kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan ini selama periode kemarau kerap dikaitkan dengan faktor cuaca kering serta aktivitas pembukaan lahan. Sementara itu, data SiPongi Kementerian Kehutanan mencatat bahwa luas hutan dan lahan yang terbakar di Kalimantan sepanjang tahun ini telah meluas hingga melampaui 202.000 hektare.