One Piece Unlimited Cruise merupakan game aksi petualangan dua episode yang dikembangkan Ganbarion dan diterbitkan Namco Bandai Games untuk Wii. Episode pertama rilis di Jepang pada 11 September 2008, disusul Eropa dan Australia setahun kemudian. Namun versi Nintendo 3DS justru menuai protes karena kontennya dipotong.
Untuk pasar Eropa, One Piece Unlimited Cruise SP hanya menghadirkan episode pertama dari total dua episode yang tersedia di versi Jepang. Kebijakan ini dilakukan karena keterbatasan ruang kartrid, mengingat versi Eropa harus menampung lima pilihan subtitle berbeda meski pengisi suara tetap dalam bahasa Jepang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSimon Parkin dari Eurogamer memberi nilai 3 dari 10 untuk One Piece Unlimited Cruise SP. Ia menyebut rilis ini kurang perhatian dan masalahnya sudah mengakar sejak awal pengembangan, bukan hanya kesalahan tim lokaliasi semata.
Mark Reece dari Nintendo Life memberi skor 4 dari 10. Menurutnya, penggemar One Piece mungkin masih bisa menikmati aspek naratif, namun kekurangan pada aksi, progresi repetitif, dan masalah teknis membuat game ini sulit direkomendasikan.
Kritik Tajam Soal Konten Setengah dan Teknis Buruk
Ashton Raze dari GameSpot juga memberi nilai 4 dari 10. Ia mengakui game ini berhasil menangkap karakter dan suasana khas One Piece dengan baik, tetapi seluruh elemen lain justru mengecewakan. Menurutnya, daya tarik para tokoh tidak cukup menyelamatkan pengalaman bermain yang buruk.
Raze menyoroti masalah presentasi, terutama subtitle yang terlalu kecil, buram, dan sulit dibaca dalam adegan sinematik. Efek 3D di Nintendo 3DS memang tergolong bagus, namun jika dipadukan dengan teks yang sulit dilihat, mata pemain cepat lelah.
Parkin menambahkan bahwa versi Eropa secara diam-diam tidak mengumumkan pengurangan konten dari dua episode menjadi satu. Ia menyebut praktik ini sebagai kesepakatan buruk bagi konsumen, mengingat kualitas game yang tersedia pun sudah di bawah standar.
Reece menyayangkan keputusan tersebut karena penggemar One Piece di Eropa hanya mendapat setengah dari apa yang dinikmati pemain di Jepang. Ia menyebut situasi ini sangat disayangkan bagi pemilik 3DS dan penggemar setia waralaba.