The Times berdiri sebagai koran harian nasional asal Inggris yang berbasis di London dan dimulai pada 1785 dengan mengusung judul awal The Daily Universal Register. Perubahan nama resmi menjadi The Times terjadi pada tanggal 1 Januari 1788 di bawah kepemimpinan pendirinya, John Walter, yang memulai usaha percetakan setelah mengalami kebangkrutan.
John Walter kehilangan pekerjaannya pada akhir tahun 1784 ketika perusahaan asuransi tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan akibat badai di Jamaika. Walter kemudian memutuskan untuk membeli paten sistem pengetikan cepat buatan Henry Johnson yang dikenal sebagai logography guna mendirikan bisnis penerbitan buku dan surat kabar baru.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeEdisi perdana surat kabar ini diterbitkan pada awal tahun 1785 sebelum akhirnya judul publikasi diubah setelah 940 edisi terbit. Pada tahun 1803, kepemilikan serta posisi editor diserahkan kepada sang anak yang juga bernama John, di mana upaya perintisan berita internasional khususnya dari Prancis berhasil membangun reputasi besar bagi koran tersebut.
Perjalanan panjang koran ini diwarnai berbagai tantangan termasuk masa penahanan John Walter senior di Newgate Prison akibat artikel yang dinilai mencemarkan nama baik. Kendati demikian, fondasi kuat yang dibangun pada masa-masa awal berhasil menjadikan publikasi ini sebagai salah satu pilar informasi penting bagi para pembuat kebijakan dan kalangan keuangan.
Transformasi Kepemilikan dan Ekspansi Era Digital
Surat kabar prestisius ini mengalami berbagai pergantian kepemilikan penting sepanjang sejarah operasinya termasuk diambil alih oleh keluarga Astor pada tahun 1922 hingga kemudian dijual kepada taipan asal Kanada Roy Thomson pada tahun 1966.
Di bawah naungan Thomson Corporation, The Times bergabung dengan The Sunday Times ke dalam satu entitas penerbitan bernama Times Newspapers Limited untuk memperkuat posisi di industri media massa global.
Memasuki era modern, kepemilikan beralih ke tangan News UK yang merupakan anak perusahaan dari News Corp sejak tahun 1981, sehingga memperluas jangkauan distribusi serta adaptasi terhadap teknologi digital.
Hingga kini, publikasi tersebut terus mencatatkan pertumbuhan signifikan melalui langganan digital berbayar serta peluncuran platform penyiaran radio independen yang menjangkau ratusan ribu pendengar setiap pekannya di Inggris.