MacBook Air mengalami kelangkaan stok dan penundaan pengiriman di berbagai jaringan ritel Apple meskipun harganya baru saja mengalami kenaikan signifikan.
Berdasarkan laporan jurnalis Bloomberg Mark Gurman, ketersediaan beberapa konfigurasi laptop tersebut semakin terbatas dengan estimasi pengiriman hingga akhir Agustus.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKrisis pasokan ini terjadi hanya beberapa minggu setelah Apple menaikkan harga jual MacBook Air dengan chip M5 dari harga awal peluncurannya.
Para pembeli kini harus merogoh kocek lebih dalam sekaligus bersabar menunggu beberapa minggu demi mendapatkan model perangkat yang mereka inginkan.
Strategi Penjualan Baru dan Dampak Krisis Memori
Perubahan strategi penjualan pun mulai diterapkan oleh Apple dengan menunda kampanye kembali ke sekolah serta mempromosikan lini MacBook Pro.
Krisis pasokan komponen memori yang melanda industri global kini terbukti mulai menghantam lini laptop terpopuler buatan perusahaan asal Cupertino tersebut.
Samsung selaku salah satu pemasok utama RAM memprediksi kelangkaan komponen ini akan terus berlanjut seiring tingginya kebutuhan pusat data AI.
Kondisi pasar yang semakin menantang ini membuat program pembiayaan baru yang diperkenalkan Apple dinilai lebih masuk akal bagi para konsumen.