Sebagaimana diwartakan, bulan suci Ramadhan kembali dihiasi dengan berbagai tradisi keagamaan yang penuh khidmat, salah satunya terlihat di Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar-Raudlatul Hasanah, Medan. Ribuan santri di lingkungan pesantren tersebut menggelar kegiatan tadarus Al-Quran dengan metode formasi yang terbilang unik dan menarik perhatian.
Mengutip laporan media setempat, kegiatan tadarus massal ini melibatkan ribuan peserta yang terdiri dari sekitar 1.600 santri putra dan 1.900 santri putri. Mereka tampak sangat antusias melantunkan ayat suci Al-Quran dengan membentuk kelompok-kelompok kecil berformasi melingkar di area pesantren.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, setiap lingkaran tadarus tersebut diisi oleh sembilan hingga sebelas orang santri. Metode pengaturan kelompok ini sengaja dirancang bukan hanya untuk memudahkan proses pengawasan guru atau ustaz, tetapi juga guna mempererat kekompakan serta interaksi positif antar santri selama menjalani ibadah puasa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDikutip dari informasi resmi, melalui pola pembagian kelompok tersebut para santri mampu menuntaskan bacaan satu juz Al-Quran dalam kurun waktu sehari. Pihak pesantren bahkan mematok target agar para santri dapat mengkhatamkan Al-Quran sebanyak satu hingga dua kali selama bulan Ramadhan berlangsung, sebagai wujud nyata komitmen dalam mencetak generasi yang qurani.