Shin Tae Yong dihadapkan pada tantangan berat dalam mengarungi turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Skuad Macan Kemayoran baru saja menelan hasil minor usai takluk 0-1 dari Persebaya Surabaya pada laga pembuka Grup B akibat gol bunuh diri Radovan Pankov.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Situasi semakin pelik karena Persija langsung ditunggu lawan tangguh berikutnya, yakni Port FC. Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (29/7) pukul 15.30 WIB dan menjadi ujian sesungguhnya bagi Witan Sulaeman serta kolega.
Port FC bukanlah lawan sembarangan di kancah sepak bola Asia Tenggara. Klub asal Thailand yang diperkuat oleh pemain Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam ini datang dengan status sebagai juara bertahan Piala Presiden setelah musim lalu sukses mengalahkan Oxford United di partai final.
Selain itu, performa Port FC di Liga Thailand sangat konsisten dan stabil. Pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026, mereka juga langsung menunjukkan taringnya dengan membungkam PSMS Medan dengan skor meyakinkan 2-0.
Bagi Shin Tae Yong, duel melawan Port FC menjadi momen penting untuk mengukur sejauh mana kesiapan taktiknya di Persija. Terlebih lagi, pelatih asal Korea Selatan tersebut masih harus memutar otak karena tim ibu kota tidak diperkuat sejumlah pilar utama yang sedang membela Timnas Indonesia seperti Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, hingga Shayne Pattynama.
Kemenangan atau hasil imbang atas Port FC menjadi harga mati jika Persija ingin menjaga asa lolos ke babak semifinal Piala Presiden 2026. Sebaliknya, kekalahan akan menutup peluang Macan Kemayoran dan memastikan mereka tersingkir lebih cepat dari fase grup.