Proses eksplorasi Splatoon Raiders di konsol Nintendo Switch 2 diprediksi bakal menjadi daya tarik utama bagi para penggemar setia waralaba tembak-menembak warna-warni ini.
Waralaba Splatoon selama ini identik dengan arena perkotaan meriah serta pertempuran Turf War 4v4 yang kompetitif. Namun, melalui judul terbarunya, pengembang mencoba merombak formula tersebut dengan menghadirkan pengalaman pemain tunggal berbasis PvE yang berfokus pada eksplorasi kepulauan berkabut bernama Salt-Spray Archipelago.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan pengamatan Kabayan News, akar permainan ini mengambil inspirasi dari mode populer Salmon Run. Pemain berperan sebagai seorang "Mechanic" yang terdampar bersama trio Deep Cut akibat terjangan angin topan, lalu membangun basis pertahanan dari nol sembari memburu harta karun tersembunyi.
Meskipun meninggalkan suasana kota yang ramai, ciri khas estetika warna-warni tetap dipertahankan dengan sangat apik. Suasana kepulauan yang beragam, mulai dari pantai tropis hingga gua bawah tanah yang gelap, memberikan nuansa petualangan segar tanpa menghilangkan identitas aslinya.
Dari analisis Kabayan News, sistem pertarungan mengalami evolusi menarik berkat kehadiran elemen looter shooter. Pemain kini dapat memilih tiga jenis "Tank" yang digendong di punggung, yakni Speed, Power, serta Technical, yang masing-masing menawarkan gaya bertarung dan pengelolaan gadget sangat berbeda.
Penggunaan gadget mandiri tanpa batasan tangki tinta membuat tempo pertempuran terasa jauh lebih agresif. Mekanisme perolehan material dan peningkatan senjata ini berhasil mentransformasi mode bertahan hidup klasik menjadi sebuah petualangan adiktif yang sulit untuk dilepaskan.