Wisatawan yang melakukan perjalanan antar pulau di Yunani menghadapi tantangan berat akibat gelombang tinggi yang memicu kasus mabuk laut parah di atas kapal feri berkecepatan tinggi selama musim liburan tahun 2026.
Banyak pelancong membagikan pengalaman buruk mereka di media sosial dan menjuluki moda transportasi laut tersebut sebagai vomit comet karena kondisi gelombang yang sangat mengguncang.
Berdasarkan data Bank of Greece, tingkat pariwisata mengalami peningkatan sekitar 21 persen dari bulan Januari hingga Mei dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 lalu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLonjakan kunjungan turis ini turut mendongkrak jumlah penumpang kapal cepat yang melayani rute populer dari Athena menuju kawasan kepulauan Cyclades.
Angin Meltemi Picu Gelombang Tinggi di Laut Aegea
Kondisi cuaca buruk terutama angin musiman Meltemi menjadi faktor utama yang membuat pelayaran di perairan Laut Aegea terasa sangat menegangkan bagi para penumpang.
Mina Agnos selaku pakar perjalanan dari Travelive menyatakan bahwa laporan mengenai mabuk laut ekstrem tersebut seringkali dibesar-besarkan di berbagai platform media sosial.
Meski demikian, sejumlah penasihat perjalanan menyarankan para turis agar memanfaatkan jalur penerbangan domestik untuk menghindari risiko perjalanan laut yang kurang bersahabat.
Pilihan transportasi alternatif tersebut dinilai lebih aman bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan tanpa harus menghadapi guncangan ombak yang ekstrem.