Open outcry merupakan metode komunikasi antara para profesional di bursa saham atau bursa berjangka yang umumnya dilakukan secara langsung di lantai perdagangan. Metode klasik ini mengandalkan teriakan suara serta penggunaan isyarat tangan guna mentransfer informasi penting terkait pesanan beli dan jual.
Dalam lelang open outcry, setiap penawaran harga harus dilakukan secara terbuka di pasar agar seluruh peserta memiliki kesempatan adil untuk bersaing. Sistem tersebut dulunya menjadi pilar utama bursa sejak abad ke-17 sebelum akhirnya perlahan tergeser oleh sistem perdagangan elektronik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMeskipun era digital menawarkan kecepatan dan efisiensi yang lebih tinggi, sebagian pelaku pasar tetap menilai metode fisik memiliki keunggulan tersendiri. Kontak langsung di lantai bursa memungkinkan para trader membaca motivasi serta intensi pihak lawan secara lebih akurat.
Seiring berjalannya waktu, sebagian besar bursa global telah menghentikan sistem fisik ini dan beralih sepenuhnya ke platform digital. Kendati demikian, beberapa bursa terkemuka di dunia masih mempertahankan sebagian kecil praktik tradisional tersebut dalam bentuk hibrida.
Penggunaan Sinyal Tangan dan Evolusi Menuju Sistem Elektronik
Sinyal tangan lantai bursa memegang peranan krusial dalam menyampaikan informasi kuantitas serta jenis transaksi di tengah kebisingan ruang perdagangan. Posisi telapak tangan menghadap ke luar biasanya merepresentasikan keinginan untuk menjual aset.
Sebaliknya, ketika seorang trader menghadapkan telapak tangan ke arah dalam, gestur tersebut menandakan instruksi pembelian instrumen keuangan. Variasi gerakan jari tangan juga digunakan secara presisi untuk menunjukkan angka, bulan kontrak, hingga volume perdagangan.
Transformasi besar terjadi sejak dekade 1980-an ketika sistem perdagangan elektronik mulai diperkenalkan secara masif untuk menekan biaya operasional. Perpindahan dari sistem pit tradisional ke layar digital menjadi keniscayaan bagi kelangsungan bisnis bursa modern.
Walaupun dominasi perdagangan kini telah berpindah ke ranah digital, sejarah panjang metode lelang terbuka ini tetap meninggalkan warisan mendalam bagi perkembangan industri keuangan global.