Definisi working class atau kelas pekerja merujuk pada sekelompok orang dalam hierarki sosial yang umumnya memperoleh penghidupan melalui upah atau gaji dari kemampuan kerja mereka. Sebagaimana dilaporkan dari berbagai literatur sosiologi, anggota kelas pekerja sangat bergantung pada perolehan dari tenaga kerja upahan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Dalam perspektif tradisional di Amerika Serikat, batasan kelas pekerja kerap diasosiasikan dengan para pekerja blue-collar maupun pink-collar yang memiliki tingkat pendapatan di bawah kelas menengah. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, teori sosialis justru mendefinisikan kelas pekerja secara lebih luas dengan mencakup seluruh individu yang memerlukan upah untuk bertahan hidup di tengah ekonomi industri modern.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePandangan mengenai proletariat turut dikembangkan oleh Karl Marx sebagai individu menjual tenaga kerja demi upah tanpa memiliki alat produksi sendiri. Berdasarkan analisis Kabayan News, Marx menegaskan bahwa kelompok tersebut memegang peranan penting dalam menciptakan kekayaan masyarakat meskipun tidak memiliki tanah atau pabrik secara langsung.
Transformasi kelas pekerja dari masa feodal Eropa hingga era modern mengalami perubahan besar akibat pengaruh Abad Pencerahan pada abad ke-18. Mengutip laporan sejarah, proses industrialisasi dan proletarisasi membentuk struktur kelas baru yang membedakan pekerja upahan dari pemilik modal kapitalis.
Dinamika kelas pekerja terus berkembang hingga kini termasuk munculnya fenomena informal working class di perkotaan global serta tantangan bagi mahasiswa dari latar belakang pekerja dalam menempuh pendidikan tinggi.