Dewan pengawas Volkswagen secara bulat menyetujui rencana restrukturisasi yang diajukan oleh dewan manajemen pimpinan CEO Oliver Blume dalam rapat yang berlangsung pada Kamis malam, 3 September 2026. Keputusan penting ini berhasil diambil lebih cepat dari jadwal semula setelah tercapai kompromi yang meredakan potensi ketegangan antara pihak manajemen dan pekerja.
"Dewan pengawas telah menyetujui secara bulat Rencana Masa Depan yang diajukan oleh dewan manajemen grup hari ini sebagai sinyal kuat bagi kelangsungan Volkswagen Group," ujar CEO Oliver Blume dalam keterangan resminya.
Salah satu faktor utama yang melancarkan kesepakatan tersebut adalah penundaan keputusan terkait potensi pemisahan merek inti Volkswagen. Langkah penundaan ini diambil setelah mendapat penolakan keras dari negara bagian Lower Saxony yang memiliki 20 persen saham serta hak veto kuat berdasarkan Undang-Undang Volkswagen.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, perwakilan karyawan melalui IG Metall dan ketua dewan kerja menilai keputusan ini berhasil mencegah eskalasi konflik yang lebih tajam. Mereka menegaskan bahwa rencana penutupan pabrik belum final dan menuntut manajemen untuk mencari solusi konkret bagi seluruh fasilitas produksi yang terdampak.
Empat Pabrik Volkswagen Masuk Dalam Bayang-Bayang Evaluasi
Dewan pengawas Volkswagen mengakui adanya kelebihan kapasitas produksi kendaraan sebesar 500.000 unit di Eropa yang mendasari perlunya langkah efisiensi jangka panjang. Berdasarkan evaluasi tersebut, produksi lanjutan yang kompetitif tidak dapat dijamin untuk empat fasilitas utama mulai periode 2031 hingga 2034.
Adapun keempat fasilitas yang menghadapi tantangan restrukturisasi tersebut meliputi pabrik Emden, Zwickau, Hanover, dan Neckarsulm. Fasilitas-fasilitas ini menampung lebih dari 40.000 pekerja dengan kapasitas produksi gabungan mencapai sekitar 750.000 kendaraan setiap tahunnya.
Pabrik Zwickau dan Emden saat ini beroperasi sebagai pusat produksi kendaraan listrik murni yang memproduksi model-model seperti lini VW ID serta Audi Q4 e-tron. Sementara itu, fasilitas Hanover memproduksi kendaraan komersial listrik seperti ID Buzz, dan pabrik Neckarsulm memproduksi kendaraan konvensional serta hybrid.
Sebagai bagian dari strategi efisiensi menyeluruh, manajemen berencana memangkas jangkauan model kendaraan hingga sekitar 50 persen dan kompleksitas produk sebesar 75 persen pada tahun 2035. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan volume per model sekaligus memperkuat skala ekonomi perusahaan di tengah persaingan global yang semakin ketat.