Berdasarkan laporan media RRI, pemerintah secara resmi mendorong transformasi perdagangan domestik agar lebih modern, komprehensif, struktural, serta adaptif dalam merespons dinamika ekonomi global dan perubahan perilaku masyarakat yang semakin dinamis.
Sebagaimana diwartakan dalam acara Indonesia Retail Summit & Expo (IRSE) 2026 di Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pengembangan wisata belanja perlu terus dioptimalkan sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru di dalam negeri.
"Tentu di berbagai negara, tujuan dari wisatawan sebagian adalah kuliner dan belanja. Jadi ini tentu perlu dorong supaya mereka belanja di Indonesia saja," ujar Menko Airlangga mengutip laporan resmi Kemenko Perekonomian.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePotensi sektor ini dinilai sangat besar menyusul kenaikan mobilitas wisatawan, di mana kunjungan wisatawan mancanegara pada semester pertama tahun ini mencapai 7,45 juta kunjungan atau meningkat 5,71 persen secara tahunan.
Selain itu, penguatan perdagangan domestik juga diarahkan hingga menjangkau wilayah pedesaan melalui pelibatan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, guna memperluas akses distribusi barang sekaligus memasarkan produk lokal daerah secara berkelanjutan.