Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Harga Minyak Mentah Diperkirakan...
EKONOMI

Harga Minyak Mentah Diperkirakan Berkonsolidasi Usai Reli Pekan Lalu

By Bambang Prasetyo 3 min read 16 Agustus 2026
Grafik pergerakan harga minyak mentah di pasar komoditas global

Grafik pergerakan harga minyak mentah di pasar komoditas global

Pasar komoditas energi dikejutkan oleh kenaikan harga minyak mentah yang cukup tajam pada perdagangan pekan lalu. Kontrak berjangka minyak mentah Brent di Intercontinental Exchange serta kontrak domestik sama-sama mencatatkan persentase kenaikan yang solid.

Lonjakan ini didorong oleh aksi beli yang masif di awal pekan, meskipun laju kenaikan tersebut mulai tertahan oleh adanya hambatan harga di level atas. Para analis pasar mencatat bahwa hambatan tersebut berfungsi sebagai pembatas penguatan jangka pendek.

Di sisi lain, keberadaan sejumlah titik penyangga atau support terbukti cukup kuat untuk menahan potensi penurunan yang lebih dalam. Kondisi ini membuka peluang besar bagi pasar untuk bergerak mendatar atau berkonsolidasi dalam waktu dekat.

Arah pergerakan tren berikutnya sangat bergantung pada kemampuan kontrak berjangka dalam menembus batas atas maupun batas bawah dari kisaran konsolidasi yang sedang terbentuk saat ini.

Analisis Pergerakan Brent dan Pasar Domestik MCX

Kontrak berjangka Brent sempat sukses melewati rintangan di level $86 pada awal pekan lalu. Namun, upaya untuk memperluas tren kenaikan terhalang oleh resisten kuat di level $91 yang membatasi ruang gerak para pelaku pasar.

Sementara itu, kontrak berjangka minyak mentah domestik di MCX juga sempat menembus level resisten di ₹7,500 dan mencapai titik tertinggi pada hari Selasa. Kendati demikian, resisten di angka ₹8,000 berdiri kokoh dan mencegah laju kenaikan lanjutan.

Melihat dinamika harga yang terjadi, peluang terjadinya penembusan pada level ₹8,000 dinilai relatif kecil pada pekan ini. Di sisi lain, risiko penurunan tajam juga dinilai minim karena adanya fondasi support yang memadai.

Berdasarkan aksi harga yang tengah berlangsung, para pengamat pasar memperkirakan instrumen minyak mentah berjangka akan bergerak fluktuatif di dalam kisaran harga yang terkontrol dalam jangka pendek.

Proyeksi Rentang Harga dan Strategi Perdagangan

Untuk kontrak Brent, area support di posisi $83 dan $86 diproyeksikan mampu menjaga kestabilan harga. Apabila terjadi breakout di atas $91, harga berpotensi melesat naik menuju target $98 hingga $100.

Sebaliknya, jika terjadi pelanggaran pada batas support $83, kontrak tersebut berisiko merosot ke level $78 hingga $75. Pergerakan dalam koridor tersebut akan menjadi penentu arah tren makro selanjutnya.

Sementara untuk pasar domestik MCX, rentang pergerakan diprediksi berada di antara ₹7,400 dan ₹8,000. Penembusan ke atas level ₹8,000 dapat memicu reli lanjutan hingga ₹8,600, sedangkan pelemahan di bawah ₹7,400 berpotensi menyeret harga turun ke level ₹7,000.

Mengingat kondisi pasar yang cenderung bergerak menyamping atau sideways, para pelaku pasar disarankan untuk mengambil langkah aman dengan tetap berada di luar pasar hingga sinyal tren yang lebih jelas terbentuk.

Topics
ekonomi komoditas minyak brent mcx pasar keuangan
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.