Berdasarkan laporan media, Indeks Harga Umum Pasar atau IGP-M yang sering dijuluki sebagai inflasi aluguel mencatatkan penurunan sebesar 0,22 persen pada Agustus setelah sebelumnya terkoreksi 1,16 persen pada Juli.
Sebagaimana diwartakan oleh FGV Ibre, meskipun terjadi deflasi secara bulanan, indeks tersebut justru mengalami peningkatan akumulasi sebesar 2,16 persen dalam basis perbandingan 12 bulan terakhir.
Menurut penjelasan ekonom FGV Ibre André Braz, perlambatan penurunan tersebut dipengaruhi oleh kenaikan harga produk agro yang mengimbangi penurunan pada sektor industri. "O IGP-M ficou negativo pelo segundo mês, embora a queda tenha perdido intensidade," ujarnya sebagaimana dikutip dari laporan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeData resmi juga menunjukkan bahwa kelompok pengeluaran konsumen seperti energi listrik, tomat, hingga bensin turut memperdalam tren penurunan pada indeks harga konsumen selama periode bulan Agustus.